twitter rss
Tampilkan postingan dengan label Etch. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Etch. Tampilkan semua postingan

Instalasi Web Mail Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Web Mail Server sebenarnya merupakan hasil perkembangan jaman dari bentuk lamanya (Mail Server). Web Mail Server adalah versi GUI dari Mail Server, cara kerjanya adalah memberikan interface yang lebih mudah dipahami dan mudah dipakai dalam pengiriman serta penerimaan email, dan tentu saja tetap memerlukan bantuan dari Mail Server. Berikut cara instalasinya:

Lakukan instalasi paket software squirrelmail dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squirrelmail

Kemudian tambahkan script Include /etc/squirrelmail/apache.conf pada bagian paling akhir script default dari file "apache2.conf" (Web Server agan) seperti berikut
#echo "Include /etc/squirrelmail/apache.conf" >> /etc/apache2/apache2.conf

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "apache.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squirrelmail/apache.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
#User will prefer a simple url
  <VirtualHost 192.168.1.8:80>
  DocumentRoot   /usr/share/squirrelmail
  ServerName   mail.bukan.org
  </VirtualHost>
Keterangan:
IP address agan
Domain DNS Server agan

Kemudian lakukan restart pada apache2 dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName

Instalasi Web Mail Server telah selesai.
Baca Selengkapnya..

Instalasi Mail Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Mail Server merupakan server yang berfungsi memfasilitasi user yang ingin melakukan komunikasi dengan email(electronic mail). Mail server terdiri dari tiga bagian, yaitu protokol pengirim (imap), protocol penerima/pengunduh data (pop) dan Server utama untuk penyimpan pesan. Berikut cara instalasi Mail Server:

Lakukan instalasi paket software postfix, courier-imap dan courier-pop dengan mengetikkan perintah seperti berikut. maka akan muncul beberapa pertanyaan, lewati saja dengan menekan Enter(tidak perlu dihiraukan karena kita akan konfigurasi ulang nanti)
#apt-get install postfix courier-imap courier-pop

Kemudian buatlah direktori penyimpanan email dengan nama "Maildir" dan letakkan pada direktori /etc/skel dengan perintah seperti berikut

#maildirmake /etc/skel/Maildir

Kemudian buatlah user (sesuai kebutuhan/jumlah pemakai) sebagai contoh saya buat 2 user, seperti berikut

#adduser saya
Adding user `saya' ...
Adding new group `saya' (1002) ...
Adding new user `saya' (1002) with group `saya' ...
Creating home directory `/home/saya' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
Changing the user information for saya
Enter the new value, or press ENTER for the default
             Full Name [ ]:
             Room Number [ ]:
             Work Phone [ ]:
             Home Phone [ ]:
             Other [ ]:
Is the information correct? [Y/n] y
#adduser kamu
Adding user `kamu' ...
Adding new group `kamu' (1003) ...
Adding new user `kamu' (1003) with group `kamu' ...
Creating home directory `/home/kamu' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:

passwd: password updated successfully
Changing the user information for kamu
Enter the new value, or press ENTER for the default
             Full Name [ ]:
             Room Number [ ]:
             Work Phone [ ]:
             Home Phone [ ]:
             Other [ ]:
Is the information correct? [Y/n] y
Keterangan:
Masukkan password
Optional, biarkan kosong juga tidak apa-apa
jawab ya, untuk mengkonfirmasi bahwa informasi sudah benar

Kemudian tambahkan script home_mailbox=Maildir/ pada bagian paling akhir dari script default file konfigurasi "main.cf" dengan perintah seperti berikut

#echo "home_mailbox=Maildir/" >> /etc/postfix/main.cf

Selanjutnya lakukan konfigurasi ulang pada "postfix" seperti berikut.

#dpkg-reconfigure postfix
Maka agan akan diberikan beberapa pertanyaan, jawab pertanyaannya dengan petunjuk berikut
System mail name          : bukan.org  (domain DNS Server agan)
Root postmaster             : blank  (biarkan kosong)
Other destination            : default   (tidak perlu diedit)
Force Synchronous         : no (pilih "no")
Local network                  : default  (tidak perlu diedit)
Procmail                          :  no  (pilih "no") 
Mailbox size                    : 0   (isikan "0" agar unlimited)
Local address extention  : +  (isikan "+")
ip address                        : ipv4 (pilih sesuai ip address yang agan pakai)


Kemudian lakukan restart pada "postfix" dengan mengetik /etc/init.d/postfix restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
#/etc/init.d/postfix restart
Stopping Postfix Mail Transport Agent: postfix.
Starting Postfix Mail Transport Agent : postfix.

Selanjutnya tambahkan script pada "db.bukan"  (DNS Server yang agan buat kmaren) seperti berikut

#pico /etc/bind/db.bukan


Menjadi seperti berikut
;
$TTL                 604.800
@                    IN                    SOA                bukan.org. root.bukan.org. (
                                                             2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                     IN                      NS                bukan.org.
@                     IN                      NS                192.168.1.8
www                 IN                      NS               192.168.1.8
mail                  IN                      NS               192.168.1.8
Keterangan:
script yang perlu ditambahkan

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "bind9" dengan mengetik /etc/init.d/bind9 restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind9.
Starting domain name service  . . . : bind9.


Instalasi Mail Server telah selesai.
Baca Selengkapnya..

Instalasi Samba Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Samba Server merupakan server yang berfungsi sebagai penyedia fasilitas File Sharing antar komputer dengan sistem operasi yang berbeda di dalam suatu jaringan lokal, misalnya sharing data antara komputer Linux dengan komputer Windows. Berikut cara instalasinya :

Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install samba

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "smb.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/samba/smb.conf

Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di smb.conf.
security = datashare
[datashare]
path = /home/bukan/data
browseable = yes
readonly = no
admin users = root
guest ok = yes
Keterangan:
Jika mengijinkan login anonymous
direktori yang digunakan untuk menyimpan file sharing,  
***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest

Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
encrypt password = false
Keterangan:
ganti "no" dengan "false"

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
#mkdir /home/bukan/data
#chmod 777 /home/bukan/data

Buatlah user baru untuk login ke Samba seperti berikut
#useradd sambel
#smbpasswd -D sambel
New SMB Password:
Retype new SMB Password
Keterangan:
user yang akan dipakai login, terserah mau pakai nama apa, tergantung selera

Kemudian lakukan restart pada "samba" dengan mengetik /etc/init.d/samba restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
#/etc/init.d/samba restart
Stopping Samba daemons: nmbd smbd.
Starting Samba daemons: nmbd smbd.


Instalasi Samba Server telah selesai.
Baca Selengkapnya..

Instalasi Proxy Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Proxy Server merupakan Server yang berperan sebagai perantara yang menghubungkan dua pihak yang melakukan suatu komunikasi data. Proxy server mempunyai 3 fungsi utama yaitu Connection Sharing, Filtering dan Caching. Beberapa hal yang umumnya dilakukan pada Proxy Server adalah melakukan filtering url, pembatasan waktu koneksi, pembagian bandwith dan banyak lagi lainnya. Berikut cara Instalasi Proxy Server (dalam contoh ini = membatasi akses user terhadap url dan keyword tertentu) :

Lakukan instalasi paket software squid dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squid
 
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "squid.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squid/squid.conf

Tambahkan script berwarna merah di bawah, script berwarna biru adalah script yang harus agan cari untuk menambahkan script merah pada bagian-bagian seperti pada contoh berikut.

Part 1
http_port 3128 transparent
cache_mem 32 MB
cache_mgr bukan@yahoo.co.id
visible_hostname proxy.bukan.org
Keterangan:
bukan@yahoo.co.id adalah email optional yang kita tentukan sebagai contact administrator
proxy.bukan.org adalah domain pada DNS Server yang kita install sebelumnya
32 MB (isikan kira-kira 1/4 bagian dari memori agan)

Part 2
acl CONNECT method CONNECT
acl url dstdomain "/etc/squid/url"
acl key url_regex -i "/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

Keterangan:
/etc/squid/url adalah file rujukan untuk black list url
/etc/squid/key adalah file rujukan untuk black list keyword
(misalkan ip address agan 192.168.1.8) maka 192.168.1.0/24 adalah Net ID yang agan pakai

Part 3
#http_access deny all
Pastikan bahwa ada tanda(#) di depannya, karena dalam beberapa kasus, script tersebut belum memiliki tanda (#) di depannya

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "url" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/url

Isilah file tersebut dengan daftar url yang akan agan blokir seperti contoh berikut

facebook.com
twitter.com
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "key" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/key

Isilah file tersebut dengan daftar keyword yang akan agan blokir seperti contoh berikut
jejaring
media
sosial

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian lakukan konfigurasi pada firewall agar port 3128 dapat dipakai oleh proxy untuk mengakses aktivitas pada port 80 dengan menggunakan perintah iptables seperti berikut
#iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128

Jangan lupa disimpan dengan perintah seperti berikut

#iptables-save > /etc/iptables


T a h u k a h    a g a n .. ??
Jika ingin merubah tampilan ERROR PAGE(tampilan yang akan muncul jika user mengakses url atau keyword yang agan blokir) pada proxy agan, agan dapat mengedit isi dari file "ERR_ACCESS_DENIED". Dan jika ingin merubah tampilan DNS FAIL PAGE (tampilan yang akan muncul jika koneksi internet terputus) agan dapat mengedit isi dari file"ERR_DNS_FAIL". kedua file tersebut terdapat pada direktori /usr/share/squid/errors/English. (Optional / sekedar mempercantik tampilan proxy)











Kemudian buatlah direktori swap untuk proxy agar proxy dapat bekerja dengan optimal seperti berikut (optional / disarankan)
#squid -z
YYYY/MM/DD HH:MM:SS |  Squid is already running! Process ID 6755


Kemudian lakukan restart pada "squid" dengan mengetik /etc/init.d/squid restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/squid restart
Restarting Squid HTTP Proxy: squid.

Instalasi Proxy Server telah selesai, sekarang user tidak akan dapat mengakses url (facebook.com dan twitter.com) serta tidak dapat mengakses search engine dengan keyword (jejaring, media, atau sosial).
Baca Selengkapnya..

Instalasi DNS Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Domain Name System Server adalah server yang berfungsi menyimpan informasi tentang hostname atau domain dalam bentuk basis data tersebar di dalam jaringan komputer, misalnya pada internet. DNS bisa dianggap seperti buku telepon dimana saat pengguna mengetikkan www.smkn1mojokerto.sch.id maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 49.50.8.42 (IPv4) dan 2001:e00:d:11:3:170::83 (IPv6). Langsung saja berikut cara instalasinya: 

Lakukan instalasi paket software bind9 dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install bind9

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "named.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/named.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
zone "bukan.org" {
              type master;
              file "/etc/bind/db.bukan";
}; 


zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
              type master
              file "/etc/bind/db.192";
};
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
File konfigurasi zone forward
Tiga oktet pertama IP address agan yang dibalik (192.168.1.8)
File konfigurasi zone reverse

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya gandakan file "db.local" dan simpan dengan nama "db.bukan". Gandakan juga file "db.127" dan simpan dengan nama "db.192" seperti berikut.
#cp  /etc/bind/db.local /etc/bind/db.bukan
#cp  /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "db.bukan" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/db.bukan

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
;
$TTL                 604.800
@                    IN              SOA          bukan.org. root.bukan.org. (
                                                           2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                     IN                      NS                bukan.org.
@                     IN                      NS                192.168.1.8
www                 IN                      NS                192.168.1.8
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
IP address DNS Server agan 
Script tambahan agar DNS terhubung ke Web Server (dengan ip address serupa)

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "db.192" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/db.192

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
;
$TTL                 604.800
@                    IN            SOA            bukan.org. root.bukan.org. (
                                                           2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                    IN                    NS                  bukan.org.
8                     IN                    PTR                 bukan.org.
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
Oktet terakhir IP address DNS Server agan
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru bernama "resolv.conf" dan letakkan pada direktori /etc dengan cara mengetikkan pico /etc/resolv.conf seperti berikut.
#pico /etc/resolv.conf

Dan isikan script berikut.
search bukan.org
nameserver 192.168.1.8
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
IP address DNS Server agan

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "bind9" dengan mengetik /etc/init.d/bind9 restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind9.
Starting domain name service  . . . : bind9.

Untuk memastikan bahwa DNS Server sudah berjalan dengan baik, gunakan perintah nslookup pada ip address DNS Server agan seperti contoh berikut
#nslookup 192.168.1.8
Server:                192.168.1.8
Address              192.168.1.8#53

8.1.168.192.in-addr.arpa                    name = bukan.org

Lakukan hal serupa pada domain DNS Server agan seperti berikut.
#nslookup bukan.org
Server:                192.168.1.8
Address              192.168.1.8#53

Name:               bukan.org
Address:              192.168.1.8

Jika hasilnya seperti di atas, maka instalasi DNS Server telah selesai.
Baca Selengkapnya..

Instalasi Database Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Sesuai dengan namanya, Database Server merupakan server yang berfungsi sebagai basis data. Database Server erat kaitannya dengan Web Server yaitu sebagai penyedia dan atau penyimpanan konten berupa data-data dinamis yang selalu berubah dari waktu ke waktu yang terintegrasi dengan  sebuah tampilan visual yang diberikan oleh Web Server. Sebagai contoh, salah satu Web Server dinamis seperti detik.com, tampilan detik.com kurang lebih selalu sama dalam jangka waktu tertentu (bila tidak ada kegiatan maintenance) tetapi isi Websitesnya selalu berubah dan update mengikuti perkembangan berita terbaru yang ada, nah file berita inilah yang tersimpan di dalam Database Server, sedangkan Web Server hanya menyediakan tampilan Interfacenya saja. Langsung saja ke materi, Langkah instalasi Database Server sebagai berikut :

Lakukan instalasi paket software mysql-server dan phpmyadmin dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
#apt-get install mysql-server phpmyadmin

Maka akan muncul konfirmasi mengenai password login database. User secara default adalah root dan di sini agan tinggal mengisi password baru lalu ulangi lagi untuk mencocokkan. Kemudian tentukan paket software Web Server yang sedang agan pakai, sebagai contoh pilih apache2, untuk memilih gunakan tombol spasi dan jika sudah yakin tekan Enter. Selanjutnya lakukan restart pada "mysql-server" dengan mengetikkan /etc/init.d/mysql restart seperti berikut.
#/etc/init.d/mysql restart
Stopping MySQL database server: mysqld.
Starting MySQL database server  : mysqld.

Instalasi Database Server telah selesai.
Baca Selengkapnya..

Instalasi Web Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Google.com, wordpress.org, debian.edu, adalah sedikit dari milyaran websites yang sudah tidak asing lagi di dunia maya. Prinsip kerja sebuah websites merupakan tampilan dari sebuah server yang berwujud html yang memproyeksikan Server fisik yang terhubung ke dalam jaringan. Web Server, yaitu server yang berisi kerangka(layout) berekstensi html/xhtml/mhtml/php yang berjalan pada port 80 (HTTP) dan berfungsi sebagai wadah, tampilan interface, dan wujud dua dimensi dari file-file pada Database Server, misalnya seperti tiga websites di atas. Berikut  cara instalasi Web Server :


Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
#apt-get install apache2 php5

Setelah proses di atas sebenarnya Web Server agan sudah berjalan, tetapi hanya dengan tampilan web defaultnya yaitu berisi tulisan "It Works !". Jika agan ingin mengutak atik konfigurasi Web Server agan, agan dapat melakukannya dengan berbagai pilihan konfigurasi berikut :


1. Konfigurasi Virtual Host

Konfigurasi ini akan mewakili secara default(default versi kita) setiap website yang agan buat. Caranya adalah dengan melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut,

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None
Keterangan:
Ip address Web Server agan
Terserah diisi apa(optional)
Domain
Sub Domain

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X



2. Merubah Direktori Web
Secara default file html agan akan disimpan pada /var/www. Agan dapat merubah direktori web agan dengan cara melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Ganti script berwarna merah berikut dengan direktori yang agan inginkan.

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.


3. Mempercantik Tampilan Websites
Agan dapat mengedit isi dari file "index.html" dengan cara mengetikkan pico /var/www/index.html seperti berikut.
#pico /var/www/index.html


Sebagai contoh saya akan mengeditnya menjadi seperti berikut
<html><body><h1> Bukan Web Server</h1></body></html>

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Maka tampilan Web Server agan akan muncul tulisan Bukan Web Server. Atau agan juga dapat mengganti file tersebut dengan file html buatan agan sendiri. Jangan lupa untuk memberi nama file agan dengan nama "index.html" agar dapat terbaca oleh Web Server.

Jika agan melakukan konfigurasi pada Web Server, jangan lupa untuk melakukan restart pada "apache2" dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName



Instalasi Web Server telah selesai. Jangan kawatir dengan hasil restart yang kelihatannya error itu, Hal itu disebabkan custom virtual host belum berjalan.
Baca Selengkapnya..

Instalasi FTP Server pada Linux Debian 4.0 Etch

File Transfer Protocol Server, adalah Server yang berjalan pada port 21 yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data bersama / berbagi yang dapat diakses dan didownload oleh para penggunanya. Pada dasarnya FTP hampir sama dengan HTTP secara fungsi, namun berbeda pada pengaplikasian, metode transfer data, dan kecepatan aksesnya(umumnya FTP lebih cepat daripada HTTP). Berikut  cara instalasinya :

Lakukan instalasi paket software proftpd dengan mengetikkan perintah seperti berikut. Maka akan muncul dua pilihan, "from inetd" dan "standalone". Pilih saja standalone.
#apt-get install proftpd

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "proftpd.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/proftpd/proftpd.conf

Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di proftpd.conf.
<Anonymous   /home/bukan/bagibagi>
User              ftp
UserAlias     anonymous         ftp 
                  <Limit READ WRITE>
                           Allow All
                  </Limit>
 </Anonymous>
Keterangan:
User yang dipakai
Direktori sharing
User ftp ber-autentikasi(ber-password)
User anonymous

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
#mkdir /home/bukan/bagibagi
#chmod 777 /home/bukan/bagibagi


Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
#userdel ftp
#useradd ftp -d /bagibagi/ftp
#passwd
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully

Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/proftpd restart
Stopping ftp server: proftpd.
Starting ftp server  : proftpd.

Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Baca Selengkapnya..

Instalasi DHCP Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Dinamic Host Client Protocol Server merupakan Server yang berperan dalam penyewaan / peminjaman IP address kepada komputer client agar dapat terhubung ke dalam jaringan. Langkah-langkah instalasi DHCP Server adalah sebagai berikut :

Lakukan instalasi paket software dhcp3-server dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install dhcp3-server

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "dhcpd.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut, hilangkan tanda (#) pada bagian depan script mulai dari "subnet" hingga "}". default lease time dan max lease time tidak usah diubah angkanya.
# A slightly different configuration for an internal subnet. 
  subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0   { 
  range 192.168.1.5 192.168.1.20
  option domain-name-servers ns1.bukan.org
  option domain-name "bukan.org";
  option routers 192.168.1.1
  option broadcast-address 192.168.1.255
  default-lease-time 600; 
  max-lease-time 7200;
 }
Keterangan :
Network ID jaringan
Subnetmask
interval ip address yang disewakan(dalam contoh ip address ke 5 - 20)
Domain (agan kira-kira saja, karena kita belum menginstal DNS)
IP address router (biasanya adalah gateway)
IP broadcast (ip address terakhir dalam subnet)

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "dhcp3-server" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/default/dhcp3-server

Isikan kolom diantara tanda (") dengan eth0 seperti berikut
INTERFACES="eth0"

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "dhcp3-server" dengan mengetik /etc/init.d/dhcp3-server restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
Stopping DHCP server : dhcp3. failed!
Starting   DHCP server : dhcp3.

Instalasi DHCP Server telah selesai, jangan kawatir dengan peringatan "failed!" pada bagian Stopping tadi, karena sebelumnya kita belum menjalankan DHCP Servernya.
Baca Selengkapnya..

Konfigurasi Network Interface(Setting IP Address) pada Linux Debian 4.0 Etch

IP address merupakan hal paling penting dalam administrasi sebuah server. Karena merupakan  identitas bagi komputer server tersebut. Tanpa IP address, komputer tidak akan dapat terhubung ke dalam sebuah jaringan. Berikut cara konfigurasi network interface atau dalam hal ini agan sebut saja IP address :

1. Konfigurasi Sementara
Ada dua cara yang dapat dipilih, yang pertama adalah setting ip address secara remanen / sementara yang hanya bekerja selama komputer terus menyala. ketikkan perintah ifconfig(spasi)eth0(spasi)(ip address)(spasi)netmask(spasi)(subnetmask) kemudian tekan Enter seperti contoh berikut 
#ifconfig eth0 200.100.4.7 netmask 255.255.255.192

Untuk memastikan bahwa settingan sudah benar, cek dengan mengetik ifconfig lalu tekan Enter, sehingga hasilnya terlihat seperti berikut (sesuai konfigurasi)
#ifconfig
eth0   Link encap:Ethernet HWaddr 00:0c:29:58:cf:68
          inet addr:200.100.4.7 Bcast:200.100.4.63 Mask:255.255.255.192
          inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe58:cf68/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
          RX packets:1610 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:1419 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:189305 (184.8 KiB) TX bytes:198940 (194.2 KiB)
          Interrupt:18 Base address:0x1080
lo       Link encap:Local Loopback
          inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
          RX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 collisions:0
          RX bytes:3036 (2.9 KiB) TX bytes:3036 (2.9 KiB)


2. Konfigurasi Permanen
Atau juga dapat menggunakan ip address permanen, dengan cara melakukan konfigurasi pada "interfaces" seperti contoh berikut
#pico /etc/network/interfaces

Contoh berikut menunjukkan bahwa agan akan menggunakan ip address kelas C, 192.168.1.8 dengan subnetmask 255.255.255.0
#The loopback network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.8
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "networking" dengan mengetik /etc/init.d/networking restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/networking restart
Reconfiguring network interfaces...done.

Untuk memastikan bahwa settingan sudah benar, cek dengan mengetik ifconfig lalu tekan Enter, sehingga hasilnya terlihat seperti berikut (sesuai konfigurasi)
#ifconfig
eth0   Link encap:Ethernet HWaddr 00:0c:29:58:cf:68
          inet addr:192.168.1.8 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe58:cf68/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
          RX packets:1610 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:1419 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:189305 (184.8 KiB) TX bytes:198940 (194.2 KiB)
          Interrupt:18 Base address:0x1080
lo       Link encap:Local Loopback
          inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
          RX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 collisions:0
          RX bytes:3036 (2.9 KiB) TX bytes:3036 (2.9 KiB)

Konfigurasi Network Interface sudah selesai, sekarang agan sudah memiliki ip address. Jika agan mencoba terhubung ke dalam suatu jaringan, pastikan ip address dan subnetmask yang agan setting sesuai dengan konfigurasi pada jaringan tersebut. 

Baca Selengkapnya..

Followers

Recent Post