Tampilkan postingan dengan label html. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label html. Tampilkan semua postingan
CBOX - adalah salah satu layanan penyedia widget shoutbox gratis yang paling populer saat ini (saat menulis artikel ini). Hal ini dikarenakan cara memasang CBOX cukup mudah, apalagi script htmlnya sangat mudah dipahami, sehingga kita bisa mengutak-atiknya sesuka kita.
Mungkin agan mengenal widget ini dengan nama berbeda-beda, ada yang bilang namanya Shoutbox, Chatbox, Buku Tamu, Kotak Ngoceh, Nachrichten Box, Guest Book, dll. Tapi sebenarnya yang dimaksudkan hanya satu, yaitu seperti gambar di samping.
Nah.. kalau agan ingin memasangnya di blog agan, Begini caranya :
Nah.. sekarang lihatlah hasilnya.. mudah bukan? Baca Selengkapnya..
Mungkin agan mengenal widget ini dengan nama berbeda-beda, ada yang bilang namanya Shoutbox, Chatbox, Buku Tamu, Kotak Ngoceh, Nachrichten Box, Guest Book, dll. Tapi sebenarnya yang dimaksudkan hanya satu, yaitu seperti gambar di samping.
Nah.. kalau agan ingin memasangnya di blog agan, Begini caranya :
- Masuklah ke websites CBOX di http://cbox.ws/ atau agan bisa klik di sini
- Pilih menu tab "sign up" sehingga muncul halaman seperti ini :
- Isikan field pendaftaran dengan lengkap. Lalu beri centang pada frase "I have read and agree to the Cbox terms and conditions of service"
- Klik "Create my Cbox"
- Masuklah ke akun email agan (akun yang dipakai daftar tadi)
- Buka email masuk dari cbox, lalu klik url aktivasi yang tertera pada email tersebut.
- Kemudian agan akan dibawa ke halaman cbox lagi, Jika belum login, login-lah dulu dengan username dan password yang telah agan buat tadi.
- Atur tinggi widget, lebarnya juga, warna juga, sesuaikan dengan tampilan blog agan agar serasi. (Langkah ini bisa dihiraukan karena agan bisa mengeditnya langsung di blog)
- Copy script yang tertera di situ
- Kemudian masuklah ke blog agan, pada "Layout/ tata letak"
- Masuk ke "Page element" dan pada bagian yang agan inginkan pada blog klik "Add a Gadget/ tambah gadget"
- Pilih "HTML/JavaScript" dan paste-kan script yang agan dapat dari cbox pada field yang tersedia
- Terakhir, klik "Save"
Nah.. sekarang lihatlah hasilnya.. mudah bukan? Baca Selengkapnya..
0
komentar
Berikut ini adalah beberapa jenis marquee yang dapat agan manfaatkan untuk mempercantik tampilan blog agan.
Slide-in text :
Bergerak dari arah kanan ke arah kiri dan berhenti jika telah sampai di batas paling kiri
Continuous scrolling text :
Bergerak dari arah kanan ke arah kiri lalu menghilang dan keluar lagi di bagian kanan
Text bouncing back and forth :
Bergerak bolak-balik dan memantul jika sampai ke bagian paling ujung
Text Scrolling Upwards:
Bergerak dari arah bawah ke arah atas lalu menghilang dan keluar lagi di bagian bawah
Baca Selengkapnya..
Lokasi:
Sidoarjo, Indonesia
Untuk mempercantik tampilan halaman html yang agan buat, format tampilan juga perlu agan perhatikan, yaitu tentang bagaimana agan membuat text yang ada di halaman html agan tampak lebih menarik. Berikut adalah daftar tag format tampilan :
Huruf tebal
<B></B>
bold
Huruf miring
<I></I>
italic
Garis bawah
<U></U>
underline
Huruf coret
<STRIKE></STRIKE>
strikeout
Huruf coret
<S></S>
strikeout
Huruf geser bawah
<SUB></SUB>
subscript
Huruf geser atas
<SUP></SUP>
superscript
Huruf mesin ketik (courier)
<TT></TT>
huruf berjarak tetap
Praformat (Preformatted)
<PRE></PRE>
menampilkan dengan jarak pra-format
Jarak huruf
<PRE WIDTH=?></PRE>
mengatur jarak huruf
Rata tengah
<CENTER></CENTER>
berlaku untuk text maupun gambar
Huruf kedip
<BLINK></BLINK>
huruf berkedip
Ukuran huruf
<FONT SIZE=?></FONT>
berlaku 7 tingkat
Rubah ukuran huruf
<FONT SIZE="+|-?"></FONT>
Basis ukuran huruf
<BASEFONT SIZE=?>
Warna huruf
<FONT COLOR="#$$$$$$"></FONT>
Jenis huruf
<FONT FACE="***"></FONT>
Text multi kolom
<MULTICOL COLS=?></MULTICOL>
Jarak batas kolom
<MULTICOL GUTTER=?></MULTICOL>
default 10 pixels
Lebar kolom
<MULTICOL WIDTH=?></MULTICOL>
Celah (spacer)
<SPACER>
Jenis celah
<SPACER TYPE=horizontal| vertical|block>
Ukuran celah
<SPACER SIZE=?>
Dimensi celah
<SPACER WIDTH=? HEIGHT=?>
Penataan celah
<SPACER ALIGN=left|right|center>
Baca Selengkapnya..
Setelah memahami elemen dasar dari suatu halaman html, hal selanjutnya yang perlu agan ketahui adalah rancangan struktural. Langsung ke materi, berikut adalah tag-tag html yang termasuk rancangan struktural :
Headline
<H?></H?>
Menampilkan 6 tingkatan text
Rataan Headline
<H? ALIGN=LEFT|CENTER|RIGHT></H?>
Bagian (Division)
<DIV></DIV>
Rataan Bagian
<DIV ALIGN=LEFT|RIGHT|CENTER></DIV>
Kutipan Blok (Block Quote)
<BLOCKQUOTE></BLOCKQUOTE>
Tampilan dengan jeda terhadap batas pinggir
Penekanan (Emphasis)
<EM></EM>
Umumnya huruf miring
Penguatan (Strong Emphasis)
<STRONG></STRONG>
Umumnya huruf tebal
Kutipan Singkat (Citation)
<CITE></CITE>
Umumnya huruf miring
Kode
<CODE></CODE>
Untuk source code listings
Contoh Keluaran
<SAMP></SAMP>
Masukan papan ketik
<KBD></KBD>
Variabel
<VAR></VAR>
Definisi
<DFN></DFN>
Alamat pengarang
<ADDRESS></ADDRESS>
Huruf ukuran besar
<BIG></BIG>
Huruf ukuran kecil
<SMALL></SMALL>
Baca Selengkapnya..
Elemen dasar merupakan elemen utama yang membentuk sebuah halaman html, sehingga suatu script html baru dapat dikatakan menjadi sebuah halaman html bila memenuhi elemen-elemen dasarnya seperti di bawah ini:
Jenis Dokumen
<HTML></HTML>
Terdapat pada bagian awal dan akhir halaman
Judul
<TITLE></TITLE>
Harus terletak pada header
Bagian Kepala (Header)
<HEAD></HEAD>
Elemen kepala pada sebuah halaman
Batang Tubuh
<BODY></BODY>
Isi dari halaman
Google.com, wordpress.org, debian.edu, adalah sedikit dari milyaran websites yang sudah tidak asing lagi di dunia maya. Prinsip kerja sebuah websites merupakan tampilan dari sebuah server yang berwujud html yang memproyeksikan Server fisik yang terhubung ke dalam jaringan. Web Server, yaitu server yang berisi kerangka(layout) berekstensi html/xhtml/mhtml/php yang berjalan pada port 80 (HTTP) dan berfungsi sebagai wadah, tampilan interface, dan wujud dua dimensi dari file-file pada Database Server, misalnya seperti tiga websites di atas. Instalasi Web Server pada Debian Squeeze tidak ada perbedaan yang berarti dengan pada Debian Lenny. Berikut cara instalasi Web Server :
Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
| #apt-get install apache2 php5 |
Setelah proses di atas sebenarnya Web Server agan sudah berjalan, tetapi hanya dengan tampilan web defaultnya yaitu berisi tulisan "It Works !". Jika agan ingin mengutak atik konfigurasi Web Server agan, agan dapat melakukannya dengan berbagai pilihan konfigurasi berikut :
1. Konfigurasi Virtual Host
Konfigurasi ini akan mewakili secara default(default versi kita) setiap website yang agan buat. Caranya adalah dengan melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
| #pico /etc/apache2/sites-available/default |
Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut,
| <VirtualHost 192.168.1.8:80> ServerAdmin webmaster@bukan.org ServerName www.bukan.org ServerAlias bukan.org DocumentRoot /var/www <Directory /> Options FollowSymLinks AllowOverride None |
Ip address Web Server agan
Terserah diisi apa(optional)
Domain
Sub Domain
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.
2. Merubah Direktori Web
Secara default file html agan akan disimpan pada /var/www. Agan dapat merubah direktori web agan dengan cara melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
| #pico /etc/apache2/sites-available/default |
Ganti script berwarna merah berikut dengan direktori yang agan inginkan.
<VirtualHost 192.168.1.8:80> ServerAdmin webmaster@bukan.org ServerName www.bukan.org ServerAlias bukan.org DocumentRoot /var/www <Directory /> Options FollowSymLinksAllowOverride None |
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.
3. Mempercantik Tampilan Websites
Agan dapat mengedit isi dari file "index.html" dengan cara mengetikkan pico /var/www/index.html seperti berikut.
| #pico /var/www/index.html |
Sebagai contoh saya akan mengeditnya menjadi seperti berikut
| <html><body><h1> Bukan Web Server</h1></body></html> |
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Maka tampilan Web Server agan akan muncul tulisan Bukan Web Server. Atau agan juga dapat mengganti file tersebut dengan file html buatan agan sendiri. Jangan lupa untuk memberi nama file agan dengan nama "index.html" agar dapat terbaca oleh Web Server.
Jika agan melakukan konfigurasi pada Web Server, jangan lupa untuk melakukan restart pada "apache2" dengan cara mengetikkan /etc/init.d/apache2 restart seperti berikut
| #/etc/init.d/apache2 restart Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName |
Instalasi Web Server telah selesai. Jangan kawatir dengan hasil restart yang kelihatannya error itu, Hal itu disebabkan custom virtual host belum berjalan.
Google.com, wordpress.org, debian.edu, adalah sedikit dari milyaran websites yang sudah tidak asing lagi di dunia maya. Prinsip kerja sebuah websites merupakan tampilan dari sebuah server yang berwujud html yang memproyeksikan Server fisik yang terhubung ke dalam jaringan. Web Server, yaitu server yang berisi kerangka(layout) berekstensi html/xhtml/mhtml/php yang berjalan pada port 80 (HTTP) dan berfungsi sebagai wadah, tampilan interface, dan wujud dua dimensi dari file-file pada Database Server, misalnya seperti tiga websites di atas. Berikut cara instalasi Web Server :
Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
| #apt-get install apache2 php5 |
Setelah proses di atas sebenarnya Web Server agan sudah berjalan, tetapi hanya dengan tampilan web defaultnya yaitu berisi tulisan "It Works !". Jika agan ingin mengutak atik konfigurasi Web Server agan, agan dapat melakukannya dengan berbagai pilihan konfigurasi berikut :
1. Konfigurasi Virtual Host
Konfigurasi ini akan mewakili secara default(default versi kita) setiap website yang agan buat. Caranya adalah dengan melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
| #pico /etc/apache2/sites-available/default |
Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut,
| <VirtualHost 192.168.1.8:80> ServerAdmin webmaster@bukan.org ServerName www.bukan.org ServerAlias bukan.org DocumentRoot /var/www <Directory /> Options FollowSymLinks AllowOverride None |
Ip address Web Server agan
Terserah diisi apa(optional)
Domain
Sub Domain
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X
2. Merubah Direktori Web
Secara default file html agan akan disimpan pada /var/www. Agan dapat merubah direktori web agan dengan cara melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
| #pico /etc/apache2/sites-available/default |
Ganti script berwarna merah berikut dengan direktori yang agan inginkan.
<VirtualHost 192.168.1.8:80> ServerAdmin webmaster@bukan.org ServerName www.bukan.org ServerAlias bukan.org DocumentRoot /var/www <Directory /> Options FollowSymLinksAllowOverride None |
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.
3. Mempercantik Tampilan Websites
Agan dapat mengedit isi dari file "index.html" dengan cara mengetikkan pico /var/www/index.html seperti berikut.
| #pico /var/www/index.html |
Sebagai contoh saya akan mengeditnya menjadi seperti berikut
| <html><body><h1> Bukan Web Server</h1></body></html> |
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Maka tampilan Web Server agan akan muncul tulisan Bukan Web Server. Atau agan juga dapat mengganti file tersebut dengan file html buatan agan sendiri. Jangan lupa untuk memberi nama file agan dengan nama "index.html" agar dapat terbaca oleh Web Server.
Jika agan melakukan konfigurasi pada Web Server, jangan lupa untuk melakukan restart pada "apache2" dengan cara mengetikkan /etc/init.d/apache2 restart seperti berikut
| #/etc/init.d/apache2 restart Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName |
Instalasi Web Server telah selesai. Jangan kawatir dengan hasil restart yang kelihatannya error itu, Hal itu disebabkan custom virtual host belum berjalan.
Langganan:
Postingan (Atom)

