Tampilkan postingan dengan label File Sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label File Sharing. Tampilkan semua postingan
Samba Server merupakan server yang berfungsi sebagai penyedia fasilitas File Sharing antar komputer dengan sistem operasi yang berbeda di dalam suatu jaringan lokal, misalnya sharing data antara komputer Linux dengan komputer Windows. Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #apt-get install samba |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "smb.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/samba/smb.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di smb.conf.
security = datashare [datashare]path = /home/bukan/data browseable = yes readonly = no admin users = root guest ok = yes |
Keterangan:
***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
Jika mengijinkan login anonymous
direktori yang digunakan untuk menyimpan file sharing, ***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
| encrypt password = false |
Keterangan:
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/data #chmod 777 /home/bukan/data |
Buatlah user baru untuk login ke Samba seperti berikut
| #useradd sambel #smbpasswd -D sambel New SMB Password: Retype new SMB Password |
user yang akan dipakai login, terserah mau pakai nama apa, tergantung selera
Kemudian lakukan restart pada "samba" dengan mengetik /etc/init.d/samba restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
| #/etc/init.d/samba restart Stopping Samba daemons: nmbd smbd. Starting Samba daemons: nmbd smbd. |
Instalasi Samba Server telah selesai.
0
komentar
CALIFORNIA - Sejak penutupan Megaupload, situs penyimpanan dan berbagi file selalu resah dengan kemungkinan terjadi hal serupa. Salah satu situs berbagi file The Pirate Bay, memiliki rencana unik untuk menghadapi kemungkinan tersebut.
Diwartakan Mashable, Selasa (20/3/2012), rencana itu adalah membuat sebuah robot pesawat tanpa awak (drone) yang menjadi rumah bagi servernya. Pirate bay mengatakan bahwa drone tersebut akan melayang beberapa kilometer di udara.
Ide tersebut berasumsi bahwa penegak hukum tidak akan bisa menangkap 'server terbang' itu tanpa tindakan agresif, misalnya menembaknya dengan senjata anti pesawat terbang.
"kami tidak bisa membatasi diri hanya melakukan hosting di darat saja. Low Orbit Server Station (LOSS) ini cuma langkah awal. Dengan pemancar radio modern, kami bisa menangani 100Mbps per node dengan jarak sampai 50 kilometer," tulis situs tersebut dalam sebuah posting blog.
Ini nampaknya merupakan cara mereka menggoda dan menghindar dari penegakkan hukum, yang menurut blog tersebut, akan membuat penegak hukum memilih untuk membiarkan server itu tetap beroperasi atau mengumumkan perang.
The Pirate Bay telah lama menghubungkan pengguna dengan koleksi besar file musik dan film, tanpa memperhatikan masalah pelanggaran hak cipta. Ini memicu kemarahan penegak hukum, dan kini membuatnya waspada akan serangan lebih lanjut terhadap server dan properti milik mereka.
Drone yang difungsikan sebagai server itu bisa pergi jauh untuk menggagalkan rencana polisi dan lembaga pemerintah. Tapi mungkin butuh waktu beberapa lama sebelum kita benar-benar melihat terwujudnya server terbang itu.
Sumber : plasa msn 22 Maret 2012
Baca Selengkapnya..
File Transfer Protocol Server, adalah Server yang berjalan pada port 21 yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data bersama / berbagi yang dapat diakses dan didownload oleh para penggunanya. Pada dasarnya FTP hampir sama dengan HTTP secara fungsi, namun berbeda pada pengaplikasian, metode transfer data, dan kecepatan aksesnya(umumnya FTP lebih cepat daripada HTTP). Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software proftpd dengan mengetikkan perintah seperti berikut. Maka akan muncul dua pilihan, "from inetd" dan "standalone". Pilih saja standalone.
| #apt-get install proftpd |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "proftpd.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/proftpd/proftpd.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di proftpd.conf.
| <Anonymous /home/bukan/bagibagi> User ftp UserAlias anonymous ftp <Limit READ WRITE> Allow All </Limit> </Anonymous> |
Keterangan:
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Baca Selengkapnya..
User yang dipakai
Direktori sharing
User ftp ber-autentikasi(ber-password)
User anonymous
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/bagibagi #chmod 777 /home/bukan/bagibagi |
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
| #userdel ftp #useradd ftp -d /bagibagi/ftp #passwd Enter new UNIX password: Retype new UNIX password: passwd: password updated successfully |
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
| #/etc/init.d/proftpd restart Stopping ftp server: proftpd. Starting ftp server : proftpd. |
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Samba Server merupakan server yang berfungsi sebagai penyedia fasilitas File Sharing antar komputer dengan sistem operasi yang berbeda di dalam suatu jaringan lokal, misalnya sharing data antara komputer Linux dengan komputer Windows. Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #apt-get install samba |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "smb.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/samba/smb.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di smb.conf.
security = datashare [datashare]path = /home/bukan/data browseable = yes readonly = no admin users = root guest ok = yes |
Keterangan:
***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
Jika mengijinkan login anonymous
direktori yang digunakan untuk menyimpan file sharing, ***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
| encrypt password = false |
Keterangan:
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/data #chmod 777 /home/bukan/data |
Buatlah user baru untuk login ke Samba seperti berikut
| #useradd sambel #smbpasswd -D sambel New SMB Password: Retype new SMB Password |
user yang akan dipakai login, terserah mau pakai nama apa, tergantung selera
Kemudian lakukan restart pada "samba" dengan mengetik /etc/init.d/samba restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
| #/etc/init.d/samba restart Stopping Samba daemons: nmbd smbd. Starting Samba daemons: nmbd smbd. |
Instalasi Samba Server telah selesai.
File Transfer Protocol Server, adalah Server yang berjalan pada port 21 yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data bersama / berbagi yang dapat diakses dan didownload oleh para penggunanya. Pada dasarnya FTP hampir sama dengan HTTP secara fungsi, namun berbeda pada pengaplikasian, metode transfer data, dan kecepatan aksesnya(umumnya FTP lebih cepat daripada HTTP). Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software proftpd dengan mengetikkan perintah seperti berikut. Maka akan muncul dua pilihan, "from inetd" dan "standalone". Pilih saja standalone.
| #apt-get install proftpd |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "proftpd.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/proftpd/proftpd.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di proftpd.conf.
| <Anonymous /home/bukan/bagibagi> User ftp UserAlias anonymous ftp <Limit READ WRITE> Allow All </Limit> </Anonymous> |
Keterangan:
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Baca Selengkapnya..
User yang dipakai
Direktori sharing
User ftp ber-autentikasi(ber-password)
User anonymous
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/bagibagi #chmod 777 /home/bukan/bagibagi |
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
| #userdel ftp #useradd ftp -d /bagibagi/ftp #passwd Enter new UNIX password: Retype new UNIX password: passwd: password updated successfully |
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
| #/etc/init.d/proftpd restart Stopping ftp server: proftpd. Starting ftp server : proftpd. |
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Samba Server merupakan server yang berfungsi sebagai penyedia fasilitas File Sharing antar komputer dengan sistem operasi yang berbeda di dalam suatu jaringan lokal, misalnya sharing data antara komputer Linux dengan komputer Windows. Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #apt-get install samba |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "smb.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/samba/smb.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di smb.conf.
security = datashare [datashare]path = /home/bukan/data browseable = yes readonly = no admin users = root guest ok = yes |
Keterangan:
***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
Jika mengijinkan login anonymous
direktori yang digunakan untuk menyimpan file sharing, ***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
| encrypt password = false |
Keterangan:
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/data #chmod 777 /home/bukan/data |
Buatlah user baru untuk login ke Samba seperti berikut
| #useradd sambel #smbpasswd -D sambel New SMB Password: Retype new SMB Password |
user yang akan dipakai login, terserah mau pakai nama apa, tergantung selera
Kemudian lakukan restart pada "samba" dengan mengetik /etc/init.d/samba restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
| #/etc/init.d/samba restart Stopping Samba daemons: nmbd smbd. Starting Samba daemons: nmbd smbd. |
Instalasi Samba Server telah selesai.
File Transfer Protocol Server, adalah Server yang berjalan pada port 21 yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data bersama / berbagi yang dapat diakses dan didownload oleh para penggunanya. Pada dasarnya FTP hampir sama dengan HTTP secara fungsi, namun berbeda pada pengaplikasian, metode transfer data, dan kecepatan aksesnya(umumnya FTP lebih cepat daripada HTTP). Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software proftpd dengan mengetikkan perintah seperti berikut. Maka akan muncul dua pilihan, "from inetd" dan "standalone". Pilih saja standalone.
| #apt-get install proftpd |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "proftpd.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/proftpd/proftpd.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di proftpd.conf.
| <Anonymous /home/bukan/bagibagi> User ftp UserAlias anonymous ftp <Limit READ WRITE> Allow All </Limit> </Anonymous> |
Keterangan:
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Baca Selengkapnya..
User yang dipakai
Direktori sharing
User ftp ber-autentikasi(ber-password)
User anonymous
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/bagibagi #chmod 777 /home/bukan/bagibagi |
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
| #userdel ftp #useradd ftp -d /bagibagi/ftp #passwd Enter new UNIX password: Retype new UNIX password: passwd: password updated successfully |
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
| #/etc/init.d/proftpd restart Stopping ftp server: proftpd. Starting ftp server : proftpd. |
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Banyak sekali cara yang dilakukan oleh pengguna internet untuk mengumpulkan informasi, khususnya dalam memperoleh data. Umumnya pengguna internet menggunakan fasilitas HTTP (melalui web browser) dalam setiap aktivitasnya, namun seiring perkembangan jaman muncullah FTP sebagai alternatif fasilitas bagi pengguna internet. FTP memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan HTTP, misalnya dari segi keamanan dan kecepatan transfer data, FTP lebih bisa diandalkan. Diantara banyak software FTP client, kali ini saya akan membahas tentang cara penggunaan Filezilla, salah satu software FTP client paling populer saat ini. Langsung saja ke materi sebagai berikut:
Sebelum mendownload data dari FTP Server, kita perlu menginstal Filezilla. Pastikan CD-Binary1 Debian telah terbaca (mount). Kemudian lakukan instalasi pada jendela terminal dengan menggunakan perintah seperti berikut
| #apt-get install filezilla |
Tunggu proses instalasinya hingga selesai, setelah itu keluarlah dari jendela terminal dan coba bukalah aplikasi Filezilla tadi.
Kemudian mulailah login, dengan keterangan seperti berikut :
Login ber-Autentikasi (jika agan sudah memiliki ijin akses)
| Host : 192.168.1.8 (IP address FTP server) Username: ftp (username agan yang diberikan FTP server) Password : *** (password agan) Port : 21 (Port yang menjalankan FTP, selalu isikan 21) Klik Quickconnect ! |
Login Anonymous
| Host : 192.168.1.8 (IP address FTP server) Username: Anonymous (sebagai anonim) Password : (kosongkan saja) Port : 21 (Port yang menjalankan FTP, selalu isikan 21) Klik Quickconnect ! |
Maka agan akan masuk ke akses FTP Server. Ada dua kolom yang tersedia pada Filezilla, kolom sebelah kiri merupakan direktori explorer dari komputer agan. Sedangkan kolom pada sebelah kanan merupakan share direktori dari FTP server. Sekarang agan dapat melakukan download serta upload semudah melakukan DRAG 'N DROP, yaitu dengan menyeret data yang agan butuhkan pada direktori tujuan. Selamat mencoba !
Distro linux dewasa ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik dari segi perkembangan versi dan mulai bermunculannya distro-distro baru. Buat agan yang ingin mendownload, distro-distro linux telah tersedia secara gratis, karena dari awalnya linux merupakan produk open source. Banyak sekali komunitas pengguna linux di Indonesia yang telah menyediakan fasilitas downloadnya. Ada banyak websites yang menyediakan fasilitas download distro linux, beberapa diantaranya adalah milik komunitas pengguna linux Indonesia dengan ciri khasnya yaitu menggunakan nama-nama hewan, seperti berikut :
Komunitas Pengguna Linux Universitas Indonesia (Kambing)
Homepage
Download Page
Kelompok Linux Arek Suroboyo / KLAS (Buaya)
Homepage
Download Page
Kelompok Linux Arek Suroboyo / KLAS (Buaya)
Komunitas Pengguna Linux Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Kebo)
Homepage
Mirror
Daftar Situs Mirror Debian di Dunia
Homepage
Komunitas Pengguna Linux Universitas Diponegoro (Jaran)
Homepage
(Cacing)
Download Page
(Komo)
Download Page
Free Open Spurce Software Indonesia / FOSS ID
Download Page (tersedia dalam bentuk FTP)
Komunitas Pengguna Linux Universitas Gajahmada
Homepage
Download Page
Komunitas Pengguna Linux Institut Teknologi Bandung
Download Page (tersedia dalam bentuk FTP)
Komunitas Pengguna Linux Universitas Muhammadiyah Surakarta
Download Page
Komunitas Pengguna Linux Universitas Padjadjaran
Mirror
Komunitas Pengguna Linux Institut Pertanian Bogor (Pandawa)
Homepage
Komunitas Pengguna Linux Amikom (Tawon)
Homepage
Download Page
Komunitas Pengguna Linux Universitas Surabaya
Homepage
Baca Selengkapnya..
Homepage
Mirror
Daftar Situs Mirror Debian di Dunia
Homepage
Komunitas Pengguna Linux Universitas Diponegoro (Jaran)
Homepage
(Cacing)
Download Page
(Komo)
Download Page
Free Open Spurce Software Indonesia / FOSS ID
Download Page (tersedia dalam bentuk FTP)
Komunitas Pengguna Linux Universitas Gajahmada
Homepage
Download Page
Komunitas Pengguna Linux Institut Teknologi Bandung
Download Page (tersedia dalam bentuk FTP)
Komunitas Pengguna Linux Universitas Muhammadiyah Surakarta
Download Page
Komunitas Pengguna Linux Universitas Padjadjaran
Mirror
Komunitas Pengguna Linux Institut Pertanian Bogor (Pandawa)
Homepage
Komunitas Pengguna Linux Amikom (Tawon)
Homepage
Download Page
Komunitas Pengguna Linux Universitas Surabaya
Homepage
Samba Server merupakan server yang berfungsi sebagai penyedia fasilitas File Sharing antar komputer dengan sistem operasi yang berbeda di dalam suatu jaringan lokal, misalnya sharing data antara komputer Linux dengan komputer Windows. Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
Lakukan instalasi paket software samba dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #apt-get install samba |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "smb.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/samba/smb.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di smb.conf.
security = datashare [datashare]path = /home/bukan/data browseable = yes readonly = no admin users = root guest ok = yes |
Keterangan:
***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
Jika mengijinkan login anonymous
direktori yang digunakan untuk menyimpan file sharing, ***/bukan/**** adalah user yang sedang dipakai
Jika mengijinkan user guest
Cari script berikut dan ganti valuenya dengan "false"
| encrypt password = false |
Keterangan:
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
ganti "no" dengan "false"
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buat direktori dengan nama data(sesuaikan dengan script pada smb.conf tadi). Jangan lupa mengubah atribut hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/data #chmod 777 /home/bukan/data |
Buatlah user baru untuk login ke Samba seperti berikut
| #useradd sambel #smbpasswd -D sambel New SMB Password: Retype new SMB Password |
user yang akan dipakai login, terserah mau pakai nama apa, tergantung selera
Kemudian lakukan restart pada "samba" dengan mengetik /etc/init.d/samba restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
| #/etc/init.d/samba restart Stopping Samba daemons: nmbd smbd. Starting Samba daemons: nmbd smbd. |
Instalasi Samba Server telah selesai.
File Transfer Protocol Server, adalah Server yang berjalan pada port 21 yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data bersama / berbagi yang dapat diakses dan didownload oleh para penggunanya. Pada dasarnya FTP hampir sama dengan HTTP secara fungsi, namun berbeda pada pengaplikasian, metode transfer data, dan kecepatan aksesnya(umumnya FTP lebih cepat daripada HTTP). Berikut cara instalasinya :
Lakukan instalasi paket software proftpd dengan mengetikkan perintah seperti berikut. Maka akan muncul dua pilihan, "from inetd" dan "standalone". Pilih saja standalone.
| #apt-get install proftpd |
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "proftpd.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
| #pico /etc/proftpd/proftpd.conf |
Tambahkan script berikut pada bagian paling akhir dari script default yang ada di proftpd.conf.
| <Anonymous /home/bukan/bagibagi> User ftp UserAlias anonymous ftp <Limit READ WRITE> Allow All </Limit> </Anonymous> |
Keterangan:
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Baca Selengkapnya..
User yang dipakai
Direktori sharing
User ftp ber-autentikasi(ber-password)
User anonymous
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah direktori sharing "bagibagi" pada /home/(user)/ dan ubah hak aksesnya menjadi read write execute seperti berikut
| #mkdir /home/bukan/bagibagi #chmod 777 /home/bukan/bagibagi |
Kemudian hapuslah user ftp default dan gantikan dengan user ftp baru seperti berikut
| #userdel ftp #useradd ftp -d /bagibagi/ftp #passwd Enter new UNIX password: Retype new UNIX password: passwd: password updated successfully |
Kemudian lakukan restart pada "proftpd" dengan mengetik /etc/init.d/proftpd restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
| #/etc/init.d/proftpd restart Stopping ftp server: proftpd. Starting ftp server : proftpd. |
Instalasi FTP Server telah selesai. Jika agan bertindak sebagai client, maka baca cara Login FTP Server berikut agar lebih jelas.
Langganan:
Postingan (Atom)


