twitter rss
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Wired VS Wireless

Label:

Wireless merupakan teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data atau suara tanpa menggunakan media kabel. Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup mengganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Jaringan wireless biasanya populer untuk pembangunan jaringan rumah, namun wireless bukan satu-satunya cara, baik wireless ataupun wired home memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Ada 3 standar awal jaringan wireless, yakni 802.11b yang digunakan dalam WLAN, 802.11a, lebih cepat dan mahal dari 802.11b dan biasanya dimiliki oleh jaringan bisnis, dan 802.11g yang menjadi gabungan 802.11b dan 802.11a, juga standard paling baru 802.11n.

Sedangkan wired mempergunakan Ethernet kabel dan network adapter. Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan, juga hub, switch atau router sebagai device sentral untuk menangani banyaknya komputer. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Berikut perbedaan wired dan wireless :

Instalasi
Wired, kabel Ethernet harus ada di masing-masing komputer menuju komputer lain atau device sentral. Hal ini yang sering menyebabkan keruwetan karena panjangnya kabel yang dibutuhkan dan perlu pengaturan ruangan agar kabel tertata rapi. Sementara untuk konfigurasinya, jaringan wired maupun wireless tidak jauh berbeda.

Wireless, dapat dikonfigurasi melalui 2 cara yakni Ad Hoc yang dapat mengkomunikasikan jaringan peer-to-peer antar-device atau dengan mode Infrasutructure yang meperbolehkan device wireless dapat berkomunikasi dengan titik sentral yang kemudian dapat berkomunikasi dengan wired LAN yang ada di jaringan. Sebagian besar wireless membutuhkan mode Infrastructure. Keduanya membutuhkan Network adapter bernama WLAN card.

Biaya (Cost)

Wired. Untuk biaya Ethernet cables, hubs dan switch cukup murah. Software untuk sharing connection juga murah bahkan gratis. User harus mempersiapkan broadband routers ( opsional), walaupun harganya mahal, karena kemudahan instalasi dan keamanannya.

Wireless. Wireless jauh lebih mahal dari wired, termasuk harga untuk access point-nya.

Kehandalah (Reability)

Wired. Ethernet cables, hub dan switch, juga broadband router bisa dibilang bisa sangat reliable karena update yang makin matang dari manufakturnya. Secara fisik, koneksi kabel tidak dapat terkena interferensi atau gangguan di bandwith yang ada, seperti yang terjadi di jaringan wireless.

Wireless. Wireless LAN memiliki reliabilitas yang kurang dibanding wired LAN, namun dapat tertutupi jika sudah ada penanganan yang baik.

Performance
Wired. Wired LAN menawarkan performansi yang sangat baik. Ethernet pada awalnya hanya mampu menawarkan bandwidth 10Mbps. Kini teknologi Fast Ethernet telah menawarkan bandwidth sebesar 100 Mbps meskipun sedikit mengeluarkan dana lebih. Performansi hub bisa menurun jika jaringan dipakai terus menerus. Akan tetapi hal ini bisa diatasi dengan mempergunakan switch. Switch memang lebih mahal dibanding hub, tapi performance lebih baik dibanding hub guna mencegah penurunan performansi jaringan.

Wireless. Wireless LAN dengan 802.11b memberikan kecepatan sama seperti Ethernet pada awal hadirnya yakni 10 Mbps. Akan tetapi, wireless LAN dengan 802.11a dan 802.11g memiliki kecepatan 1,5 kali lipat dari Fast Ethernet. Kekurangannya wireless bersifat distance sensitive yakni semakin jauh komputer user dari access point atau communication endpoint lainnya, maka performansinya akan menurun. 802.11a dan 802.11g cocok untuk jaringan rumahan tapi tidak cocok untuk home LAN gaming.

Keamanan (Security)


Wired. Untuk setiap wired LAN yang tersambung ke Internet, firewall merupakan pertimbangan utama keamanan. Wired Ethernet hubs dan switch tidak mendukung firewall, tapi dapat diinstal. Sementara broadband router juga memberikan kemampuan firewall yang mudah dikonfigurasi dengan software software bawaannya.

Wireless. Pada dasarnya wireless kurang memang aman wired LAN karena sinyalnya disiarkan secara bebas dan mudah ditangkap. Namun, dalam prakteknya wireless bisa aman seperti wired LAN, yakni dengan menambah password untuk setting jaringan wireless agar tidak mudah ‘diintip’ oleh tetangga user, atau dengan mempergunakan perlindungan data melalui standar enkripsi seperti Wired Equivalent Privacy (WEP).  [BeritaNET]
Baca Selengkapnya..

Membangun RT/RW-Net

Label:

Apa itu RT/RW-Net ?

Membangun RT/RW Net adalah suatu konsep dimana beberapa komputer dalam suatu perumahan atau blok dapat saling berhubungan dan dapat berbagi data serta informasi. Konsep lain dari RT/RW Net adalah memberdayakan pemakain internet dimana fasilitas internet tersedia selama 24 jam sehari selama sebulan dimana biaya yang akan dikeluarkan akan murah karena semua biaya pembangunan infrastruktur, operasional dan biaya langganan akan ditanggung bersama.
Konsep RT-RW-Net sebetulnya sama dengan konsep Warnet, pemilik warnet akan membeli atau menyewa pulsa atau bandwith dari penyedia internet / ISP (Internet Service Provider) misalkan Telkom, Indosat atau Indonet, lalu dijual kembali ke pelanggan yang datang menyewa komputer untuk bermain internet baik untuk membuka Email, Chating, Browsing, Main Game dll. Apakah RT/RW Net ini Murah ? Jawabanya adalah iya. Mari kita ambil contoh dengan menyewa komputer di Warnet dengan Rp.3.500 /jam. Asumsikan kita menyewa selama 4 jam perhari maka biaya yang akan dikeluarkan selama sebulan adalah Rp. 420.000. Bandingkan dengan RT/RW net ini dengan asumsi kita berlangganan Speedy untuk besaran bandwith 384Kb yang harganya Rp. 750.000 perbulan. Maka jika jumlah warga yang bergabung misalkan 10 orang maka sebulan warga hanya akan membayar kurang lebih 75.000. Biaya tersebut termasuk sangat murah karena pelanggan akan bebas menggunakan internet selama 24 jam sehari selama sebulan penuh.

Pengertian RT/RW-Net

RT/RW-Net adalah jaringan komputer swadaya masyarakat dalam ruang lingkup RT/RW melalui media kabel atau Wireless 2.4 Ghz dan Hotspot sebagai sarana komunikasi rakyat yang bebas dari undang-undang dan birokrasi pemerintah. Pemanfaatan RT/RW Net ini dapat dikembangkan sebagai forum komunikasi online yang efektif bagi warga untuk saling bertukar informasi, mengemukakan pendapat, melakukan polling ataupun pemilihan ketua RT/RW dan lain-lain yang bebas tanpa dibatasi waktu dan jarak melalui media e-Mail/Chatting/Web portal, disamping fungsi koneksi internet yang menjadi fasilitas utama. Bahkan fasilitas tersebut dapat dikembangkan hingga menjadi media telepon gratis dengan teknologi VoIP

Tujuan membangun RT/RW-Net

- Turut serta dalam pengembangan internet murah di masyarakat.
- Membangun komunitas yang sadar akan kehadiran teknologi informasi dan internet.
- Sharing informasi dilingkungan RT/RW sehingga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan disekitarnya.
- Mempromosikan setiap kegiatan masyarakat RT/RW ke Internet sehingga komunitas tersebut dapat lebih di kenal dan bisa dijadikan sarana untuk melakukan bisnis internet.
Tujuan lain dari RT/RW Net ini adalah membuat semacam Intranet yang berisi berbagai macam informasi tentang kegiatan yang ada di lingkungan sekitar. Dengan tersambungnya rumah-rumah ke jaringan Internet secara terus-menerus dan tidak terputus, maka bisnis internet diharapkan akan semakin marak termasuk pemanfaatan internet untuk pembayaran tagihan telpon, listrik, pengecekan Saldo Bank , pemesanan tiket Pesawat dll.

Berapa investasi yang dibutuhkan ?

Untuk pendirian RT/RW Net ini, ada 2 biaya yang akan dikeluarkan yakni biaya investasi awal dan biaya iuran perbulan. Biaya investasi awal adalah biaya yang hanya dikeluarkan sekali yakni biaya untuk pembangunan infrastrukur. Sedangkan biaya iuran bulanan dan biaya operator adalah biaya yang akan dikeluarkan setiap bulan untuk membayar ke penyedia internet dimana besaranya akan tergantung dari besar bandwith atau kapasitas saluran yang akan disewa. Besaran biaya untuk iuran bulanan ini juga tergantung dari banyaknya pelanggan yang tergabung. Untuk koneksi Internet direncakan akan menggunakan jasa layanan Telkom yakni Speedy walau terkadang agak lambat untuk jam – jam tertentu.
Yang termasuk biaya investasi awal adalah biaya untuk pembuatan Netwotk (jaraingan) antar RT/RW dan biaya penyediaan perlengkapan untuk pemakai/warga yang ingin bergabung. Yang termasuk biaya yang akan dikeluarkan oleh calon pelanggan untuk pemenuhan perlengkapan adalah pembelian Komputer/Notebook, Wireless Card dan Antena Penerima
Untuk memulai proyek RT/RW Net harus ada tempat yang akan dijadikan sebagai Central (server) RT/RW-Net yakni tempat untuk mengelola system jaringan atau tempat akan diletakanya server perangkat modem, Billing Server, Access Point dan Switch dan juga sebagai tempat untuk mendistribusikan koneksi internet keseluruh pelanggan /rumah setiap anggota.
Untuk mendistribusikan koneksi internet keseluruh pelanggan maka ada dua cara yang umunya ditempuh yakni dengan menggunakan sistem kabel (UTP) dan sistem Wireless (Gelombang Radio). Dengan berbagai pertimbangan termasuk letak rumah para pelanggan yang tersebar maka sistem kabel tidak akan efisien jika harus menarik satu kabel kesetiap pelanggan/rumah karena jarak serta kontur tanah yang tidak rata. Dengan pertimbangan efesiensi dan efektifitas termasuk kemudahan maintenance maka kami usulkan untuk menggunakan system Wireless ketika akan mendistribusikan koneksi internet kesetiap rumah termasuk pembentukan sistem jaringan komputer atau Local Area Network (LAN).

Peralatan yang dibutuhkan (Calon Pelanggan)

Setiap warga yang ingin bergabung dalam komunitas RT/RW net ini maka peralatan yang dibutuhkan adalah :
- PC Desktop/Notebook
- Kartu Wireless ( untuk komputer/Notebook yang belum memilki Card Wireless/WiFi)
- Antena Yagi atau Wajan Bolik
Semua biaya untuk perlengkapan adalah biaya yang dibutuhkan oleh warga jika ingin bergabung dengan RT/RW. Jenis PC yang cocok buat warga, tipe wirless card yang bagus dan berkualitas serta jenis antena penerima yang akan dipasang disetiap rumah.

Estimasi Biaya Pembangunan RT/RW-Net (Hardware & Software) selain Tower

Tempat yang menjadi server akan dibangun sebuah tower/antena dengan ketinggian sekitar 25 meter sehingga bisa menjangkau seluruh rumah di Blok A termasuk rumah yang ada di Blok D. Dari tower ini akan dipasang sebuah antena dan Access Point sehingga frekuensi radio atau sinyal dapat ditangkap oleh semua pelanggan. perkiraan kebutuhan dana untuk memenuhi kebutuhan pendirian RT/RW-Net adalah sbb :

PAKET CAFE

  • Casing Simbadda SIMX-641 380W
  • Mainboard PCCHIPS P43G
  • Intel Pentium 4 Dual Core 2.20GHz
  • Harddisk Seagate 250GB SATA 7200RPM
  • Memory DDR2 1 GHz PC800
  • OnBoard VGA 64MB Shared
  • OnBoard Sound with HD Audio Codec
  • OnBoard LAN 10/100Mbs
  • PCI Adapter DFE-538TX 10/100Mbps
  • Combo Drive DVD/CDRW
  • Simbadda Keyboard SK-800
  • Simbadda Mouse Optical SM-200
  • Access Point Linksys WRT54GL
COVERAGE AREA ± 100 M

Rp. 5.650.000,-


-------------------------------------------------------------------------

PAKET RT/RW-NET 1

  • Mikrotik RB433 OS Level 4
  • Antenna Omni 15dbi 360°
  • MiniPCI R52H A/B/G 350mW
  • OutDoor Box 25X15X10
  • uFL Pigtail to N Female
  • PoE (Power over Ethernet)
  • Adaptor 24 Volt 3 Amp
  • Cable Coax Jumper 0.08M Male Connector
  • Bracket Metal Ring 1¾
  • Mounting Plate
  • Casing SIMX-641 380W
  • Mainboard PCCHIPS P43G
  • Intel P4 Dual Core 2.2GHz
  • HD 250GB SATA 7200RPM
  • DDR2 1 GHz PC800
  • OnBoard VGA + Sound
  • OnBoard LAN 10/100Mbps
  • Combo Drive DVD/CDRW
  • Keyboard, Mouse PS/2
COVERAGE AREA ± 1-3 KM

Rp. 8.500.000,-

--------------------------------------------------------------------------

PAKET RT/RW-NET 2


  • Mikrotik RB433AH Level 5
  • Antenna Sectoral 120° 20dbi (3)
  • MiniPCI R52H A/B/G 350mW (3pcs)
  • uFL Pigtail to N Female (3)
  • Cable Coax Jumper 0.08M Male Connector (3pcs)
  • OutDoor Box 25X15X10
  • PoE (Power over Ethernet)
  • Adaptor 24 Volt 3 Amp
  • Bracket Metal Ring 1¾
  • Mounting Plate
  • Casing SIMX-641 380W
  • MB PCCHIPS P43G
  • Intel P4 Dual Core 2.2GHz
  • HD 250GB SATA7200RPM
  • DDR2 1 GHz PC800
  • OnBoard VGA Shared
  • OnBoard Sound
  • OnBoard LAN 10/100Mbps
  • Combo Drive DVD/CDRW
  • Keyboard PS/2 SK-800
  • Mouse Optical SM-200
COVERAGE AREA ± 5-8 KM
Rp. 12.800.000,-
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Biaya tersebut adalah biaya investasi awal, berikutnya adalah hanya mengeluarkan biaya ke Provider Internet, kurang lebih sekitar 750.000,- per bulan. Semakin banyak warga yang bergabung maka semakin murah biaya yang akan dikeluarkan untuk pembangunan ini.
 
Baca Selengkapnya..

Pengertian dari ADSL, DSL, ISP,& GPRS

Label:
Asymmetric Digital Subscriber Line ( ADSL )
Adalah salah satu bentuk Digital Subscriber Line, suatu teknologi komunikasi data yang memungkinkan transmisi data yang lebih cepat melalui kabel tembaga telepon biasa dibandingkan dengan modem konvensional yang ada.
Karakter yang membedakan ADSL dari DSL adalah aliran kapasitas data dari satu arah lebih besar daripada arah yang lain atau disebut juga asimetris. Para penyelenggara biasanya memasarkan ADSL sebagai bentuk layanan untuk orang-orang yang berhubungan dengan Internet relatif lebih pasif, yang menginginkan download dari Internet tetapi tidak begitu memerlukan untuk menjalankan server yang tentu saja sangat memerlukan lebar pita yang besar dari segala arah.
Ada dua macam alasan, yaitu teknis dan pemasaran, mengapa ADSL di banyak tempat paling banyak ditawarkan ke pengguna rumahan. Dari sisi teknis, sepertinya ada banyak crosstalk dari sirkuit yang berada di ujung lain letak Digital subscriber line access multiplexer (DSLAM) (di mana biasanya banyak local loop berdekatan menjadi satu) melebihi yang diinginkan pelanggan. Tentunya, sinyal upload terlemah berada pada bagian terbising pada local loop. Itulah yang meyebabkan mengapa dari sisi teknis laju transimisi tampak lebih tinggi dibandingkan dengan laju modem milik pelanggan.
Untuk ADSL konvensional, rata-rata laju downstream dimulai pada 256 kbit/s dan umumnya dapat mencapai 8 Mbit/s pada jarak 1,5 km (5000 ft) dari kantor sentral yang dilengkapi DSLAM atau remote terminal. Rata-rata laju upstream dimulai pada 64 kbit/s dan umumnya dapat mencapai 256 kbit/s dan kadang dapat pula melaju sampai 1024 kbit/s. Nama ADSL Lite biasanya digunakan untuk versi yang lebih lambat.
Internat Service Provider (ISP)

Adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.



Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyaktumbuh.



GPRS
(General Packet Radio Services)
Adalah Salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel). Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia. Teknologi transmisi data GSM berupa GPRS (General Packet Radio Services) adalah sebuah teknologi yang dipergunakan untuk pelayanan data wireless seperti pada wireless internet atau intranet serta pelayanan multimedia. Alat komunikasi dengan GSM GPRS mempunyai fasilitas pertukaran data sampai dengan kecepatan 170kbps. Juga biasanya disebut sebagai GSM-IP(internet Protocol), karena akan menghubungkan pengguna dengan ISP (Internet Service Provider). Salah satu keuntungan dari teknologi baru ini adalah, pengguna akan selalu terhubung atau connected. Selalu online, tetapi akan dikenai biaya hanya dari besarnya data yang ditransmisi. Dengan teknologi ini panggilan secara voice dapat dilakukan secara bersamaan dengan transmisi data. Tetapi ini tergantung dari jenis hp yang digunakan. GPRS merupakan suatu tambahan pelayanan baru pada network yang telah ada. Dengan GPRS , para operator network GSM dapat memberikan pelayanan kompetitif untuk pertukaran data, sehingga melengkapi jasa pelayanan yang mereka berikan.



Perkembangan internet yang sangat cepat sejak adanya World Wide Web tidak saja membawa perubahan terhadap penyebaran informasi tetapi juga membawa perubahan terhadap infrastruktur telekomunikasi. Tetapi kecepatan pertambahan jumlah pengguna internet serta jumlah aliran data (informasi) lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan infrastruktur telekomunikasi. Dengan semakin banyaknya informasi dan data yang akan diakses apalagi dengan bentuk multimedia semakin memunculkan tuntutan akan kecepatan akses data dan informsi tersebut.


Bagi suatu perusahaan kecepatan akan komunikasi data yang tinggi sangat diperlukan untuk implementasi pada aplikasi multimedia real-time seperti konferensi video, hubungan dengan kantor cabang, dan jasa layanan informasi lainnya. Untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik maka ditawarkanlah solusi dengan ISDN (Integrated Service Digital Network). Dengan teknologi digital kecepatan pengiriman data dapat dilakukan sampai dengan 64kbps untuk setiap kanal, karena basic ISDN dapat menyediakan dua kanal maka secara keseluruhan bisa didapatkan kecepatan akses sampai 128kbps. Akan tetapi kendala utama dari teknologi ISDN ini adalah diperlukannya jaringan telekomunikasi baru. Sehingga tidak semua orang dapat menikmati keunggulan teknologi ini. Di Indonesia terdapat layanan jasa telekomunikasi yang menggunakan teknologi ini,yaitu pasopati tetapi layanan jasa ini baru terbatas di bebrapa kota besar.
Banyak ragam yang digunakan oleh operator telekomunikasi untuk memberikan layanan broadband akses ke pelanggan. Dari sisi media yang digunakan dapat dibedakan menjadi dua yaitu teknologi wireline (kabel) dan teknologi wireless (tanpa kabel). Dari kategori teknologi wireline dapat digunakan teknologi DSL (Digital Subscriber Line), kabel modem, HFC ,maupun optik. Sedangkan dari kategori wireless dapat memanfaatkan teknologi wireless LAN, BWA (Broadband Wireless Access) maupun teknologi terbaru WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access).


Dengan berbagai solusi di atas, sebagian operator memanfaatkan teknologi DSL (kabel) dan BWA (untuk wireless). Bagi operator telekomunikasi yang incumbent di suatu negara, contoh TELKOM untuk Indonesia dimana telah menggelar kabel sekitar 6 juta line maka akan memanfaatkan teknologi DSL guna meng-enhanced jaringan fisiknya untuk menyalurkan data kecepatan tinggi ke pelanggan. Sedangkan bagi operator baru tentunya sangat sulit dan mahal bila menggelar jaringan broadband dengan DSL. Alternatifnya memanfaatkan teknologi wireless (BWA). Dengan lahirnya teknologi wireless terbaru (WiMAX) maka dapat dijadikan sebagai pengganti atau alternatif untuk menyalurkan layanan broadband ke pelanggan.


Bila dilihat dari segmen pasarnya, maka antara WiMAX dan DSL memiliki kesamaan yaitu sama-sama ditujukan untuk MAN (Metro Area Network) dimana jarak ke pelanggan sekitar 10 km.
Kemudian muncul pemikiran untuk tetap menggunakan infrastruktur yang ada guna membangun sambungan kecepatan tinggi, ini didasari dengan mahalnya investasi baru dan besarnya permintaan kebutuhan akan akses yang cepat. Salah satu solusinya adalah dengan teknologi DSL (Digital Subscriber Line) yang merupakan teknologi baru.


Digital Subsriber Line (DSL) adalah teknologi akses dengan perangkat khusus pada central office dan pelanggan yang memungkinkan transmisi broadband melalui kabel tembaga, teknologi ini sering disebut juga dengan istilah teknologi suntikan atau injection teknologi Contoh operator yang telah menggelar DSL di Indonesia adalah PT TELKOM. Produknya dinamai SPEEDY. Sehingga kabel telepon biasa yang telah ada dapat dipakai untuk menghantarkan data dalam jumlah yang besar dan dengan kecepatan yang tinggi. Telepon hanya menggunakan sebagian frekwensi yang mampu dihantarkan oleh kabel tembaga. Sedangkan DSL memanfaatkan lebih banyak frekwensi dengan membaginya (splitting), frekwensi yang lebih tinggi untuk data dan frekwensi yang lebih rendah untuk suara dan fax. Jarak pemakai ke CO menentukan kecepatan DSL. Makin jauh jarak pemakai, kecepatan makin rendah.


Dilihat dari sisi teknis teknologi DSL menggunakan basis data paket sementara komunikasi suara berbasis sambungan (circuit-switch). Untuk komunikasi data yang berbasis sambungan , sambungan dengan lebar bandwith tertentu harus tetap dipertahankan walaupun tidak ada data yang lewat. Untuk komunikasi suara yang singkat waktu yang tidak terpakai tidak begitu menimbulkan masalah, tetapi untuk komunikasi data yang lama akan memboroskan sumber daya yang dimiliki oleh PSTN. Sementara komunikasi data yang berbasis paket akan memungkinkan penggunaan bandwith yang optimum, karena bisa dimanfaatkan untuk lebih dari satu sambungan secara efisien dan ekonomis.
DSL bekerja menggunakan kabel telepon standar yang terbuat dari tembaga, saat ini kabel telepon jenis tersebut sudah banyak tersambung dan tersedia luas ke rumah-rumah atau kantor-kantor. Teknologi DSL ini membawa kedua sinyal analog serta digital pada satu kabel. Sinyal digital untuk komunikasi data sementara sinyal analog untuk suara sperti halanya yang digunakn telepon sekarang yang disebut sebagai POTS (Plain Old Telephone System). Kemampuan untuk memisahkan sinyal suara dan data ini adalah merupakan suatu keuntungan. DSL akan mengkoneksikan dan membawa sinyal digital untuk komunikasi data dan bekerja dengan menggunakan modem khusus (disebut modem DSL) untuk membaca (encode) data tersebut dan kemudian mengirimkannya melalui frekuensi yang tidak terpakai pada kabel telepon tersebut. DSL memanfaatkan frekwensi tinggi untuk mengirim data dan frekwensi rendah untuk menyalurkan suara /faximili. DSL menjadi penting dan menjadi pilihan, pada saat pengguna mulai mencari kecepatan akses untuk koneksi internet. Tanpa harus pusing dan bosan menunggu bermenit-menit hanya untuk membuka satu halaman internet apalagi dapat menikmati layanan multimedia melalui internet, seperti menyaksikan layanan video, konferensi melalui video (kamera) atau layanan online lainnya dan harganya bisa murah Jaringan PSTN (Public Switch Telephone Network) yang ada dirancang untuk komunikasi suara yang hanya berlngsung sebentar sekitar tiga sampai lima menit.
Karena hal ini maka sambungan yang sama bisa digunakan secara bergantian sehingga tidak diperlukan penyedian sambungan telepon yang sama banyak denga jumlah saluran teleponnya. Tetapi untuk komunikasi data umumnya para pelanggan menggunakan waktu yang leih lama, terutama dengan adanya intrenet, maka akibatnya tingkat keberhasilan penyambungan mengalami penurunan karena sebagian besar saluran telepon terpakai dalam jangka waktu yang lama.


Perkembangan lalu lintas data yang sangat cepat ini akan membebani jaringan telepon publik (PSTN) yang ada. Ada dua pilihan yang bisa diambil penyelenggara jasa telekomunikasi untuk mengatasi hal ini yang pertama adalah meningkatkan jaringan PSTN untuk menangani permintaan komunikaais data dan suara yang bertambah dan yang kedua memindahkan lalu litas data ke jaringan yang terpisah yang dirancang khusus untuk komunikasi data. Dilihat dari sisi teknis teknologi DSL menggunakan basis data paket sementara komunikasi suara berbasis sambungan (circuit-switch).


Untuk komunikasi data yang berbasis sambungan , sambungan dengan lebar bandwith tertentu harus tetap dipertahankan walaupun tidak ada data yang lewat. Untuk komunikasi suara yang singkat waktu yang tidak terpakai tidak begitu menimbulkan masalah, tetapi untuk komunikasi data yang lama akan memboroskan sumber daya yang dimiliki oleh PSTN. Sementara komunikasi data yang berbasis paket akan memungkinkan penggunaan bandwith yang optimum, karena bisa dimanfaatkan untuk lebih dari satu sambungan secar efisien dan ekonomis. Yang juga merupakan kelebihan lain dari teknologi DSL adalah pengguanan kabel tembaga yang sudah ada dimana jaringannya sudah mencapai kantor-kantor dan rumah-rumah sehingga pembangunan infrastruktur yang diperlukan menjadi tidak terlalu mahal. Tetapi penggunaan kabel yang sudah ada ini harus memperhatikan beberapa hal yang berhubungan dengan sinyal data. Seperti atenuasi, crosstalk, dan derau (noise). Atenuasi adalah melemahnya sinyal yang diakibatkan oleh adanya jarak yang semakin jauh yang harus ditempuh oleh suatu sinyal dan juga oleh karena makin tingginya frekuensi sinyal tersebut. Karena faktor jarak dan frekuensi ini maka jarak terjauh yang masih mungkin adalah sekitar 5,5 km dengan bandwith sekitar 1 MHz. Crosstalk akan mungkin dtimbulkan oleh adanya pasangan kabel telepon yang digunakan.


Gangguan ini bisa timbul karena sinyal dengan kecepatan yang sama dari masing-masing kabel bisa saling mempengaruhi, bila gangguan ini lebih tinggi dibandingkan dengan sinyal data maka akna timbul banyak error yang memperlambat kecepatan aliran data. Untuk menghindari efek crosstalk dapat dibuat untuk setiap kabel satu arah, sehingga sinyal pada masing-masing kabel tidak saling memepengaruhi.
Baca Selengkapnya..

Pengertian WIMAX

Label:
Pengguna teknologi nirkabel sudah dibuat penasaran oleh WiMax, yaitu standar baru yang sebetulnya sudah dibicarakan sejak April 2001 oleh konsorsium berbagai perusahaan besar pembuat peranti telekomunikasi, termasuk salah satunya, Intel yang terjun kembali ke dunia networking secara serius, setelah gagal sebelumnya.
WiMax itu apa ?
WiMax adalah standar yang dibuat oleh organisasi nirlaba yang merupakan kumpulan beberapa perusahaan pembuat peranti telekomunikasi, berdasar dari standar nirkabel IEEE 802.16, yaitu standar MAN (Metropolitan Area Network) dan HiperMAN dari ETSI (European Telecommunications Standards Institute).
WiMax nantinya akan dipakai sebagai alternatif untuk mendistribusikan akses jaringan Internet di masyarakat luas, seperti yang sudah dilakukan oleh teknologi ADSL atau HotSpot dari standar Wireless LAN 802.11
Latar Belakang Pengembangan WiMax
WiMax dibuat karena adanya kekurangan fasilitas pemakaian standar teknologi nirkabel, di bagian bawah ada standar WiFi Wireless LAN 802.11 yang sudah banyak dipakai, sementara diatasnya adalah Wireless MAN 802.16 yang biasanya dipakai oleh operator untuk menyambung /base station/ mereka.
Dalam prakteknya, banyak praktisi telekomunikasi menggunakan teknologi 802.11 yang dirancang untuk pemakaian di dalam ruangan (/indoor/) menjadi peranti /outdoor/ untuk menyambung gedung ke gedung di dalam satu daerah yang jaraknya di bawah 10 km. Pemanfaatan teknologi ini secara ekonomis memang sangat tepat, karena dengan hanya mengeluarkan biaya dibawah tujuh juta Rupiah, kita sudah dapat menyambung dua titik berjarak maksimum 15 km.
Dalam perjalanannya, teknologi 802.11 yang dipakai secara salah ini menyebabkan kekecewaan banyak pengunanya, karena sering terjadi interferensi yang menyebabkan sambungan buruk, disebabkan oleh banyaknya pemakai dan saling rebut sambungan dengan menggunakan penguat jika mereka tidak mendapatkan sinyal.
Standar 802.11 juga mempunyai beberapa kelemahan lain; keterbatasan kanal yang dapat dipakai oleh hanya 11 /access point/ dalam satu daerah, kemudian juga tidak mampu bekerja dengan sinyal pantulan dan harus bekerja tanpa halangan objek (biasa disebut dengan istilah /Line of Sight/).
Sementara standar 802.16 Wireless MAN sudah sejak lama dipakai oleh operator telepon dan harga perangkatnya mencapai puluhan ribu dolar untuk satu sambungan. Perangkat ini yang biasanya kita lihat seperti bentuk tambur di tower-tower penyelenggara jasa telepon selular.
Kalau 802.11 bekerja di frekwensi 2,4GHz dan punya daya hanya sampai 1 atau 2 watt saja, 802.16 bekerja di frekwensi antara 6 sampai 23GHz, dengan daya yang cukup besar untuk menyambung dua titik yang jaraknya sampai 30 km.
Standar WiMax
WiMax adalah konsorsium yang berupaya untuk menyatukan dua standar teknologi nirkabel dunia yang dari dulu memang merupakan musuh bebuyutan, yaitu standar IEEE yang dibuat di Amerika dan standar ETSI yang dibuat oleh kumpulan perusahaan di Eropa. Perhatikan gambar yang memperlihatkan persaingan dua standar yang selalu terjadi antara Amerika dan Eropa, baik di telekomunikasi, elektronika maupun mekanikal.
WiMax mengikuti standar MAN IEEE 802.16a dan HiperMAN/HiperAccess, bekerja di frekwensi antara 2 sampai 11GHz, dan dikhususkan sebagai peranti yang menyambung gedung ke gedung secara nirkabel. Jadi, dimasa depan, WiMax kemungkinan bukan lagi peranti nirkabel yang dapat dipakai tanpa meminta ijin penggunaan frekwensi, karena tidak bekerja di frekwensi ISM 2,4GHz atau UNII 5GHz.
Bentangan frekwensi 2 sampai 11GHz adalah sangat besar, sehingga sampai saat ini belum ada kesepakatan dari produsen peranti yang bergabung dalam WiMax untuk membuat satu standar yang baku untuk penggunaan frekwensi ini. Yang pasti mereka sudah membuat nota kesepakatan tentang penggunaan frekwensi di 3,5GHz dan 5,8GHz, tapi ada kemungkinan juga menggunakan frekwensi 2,5GHz.
Sementara itu ada tiga standar nirkabel WiMax yang dipakai saat ini, yaitu /Fixed Wireless/ dengan memanfaatkan standar WiMax 802.16a sebagai /backbone/ atau sambungan utama akses Internet secara nirkabel, lalu pengguna notebook masuk dalam katagori /Portable Wireless/ dengan standar WiMax 802.16e Nomadic atau dapat juga ikut ke standar WiFi HotSpot 802.11 jika bekerja di dalam ruangan.
Standar ketiga yang belum disepakati adalah IEEE 802.20, yaitu /Mobile Broadband Wireless Access/ yang setara dengan teknologi 3G atau Edge dan belum banyak dipakai karena harga perantinya yang sangat mahal dibanding teknologi CDMA.
WiMax dapat bekerja sampai jarak sampai 50 km dengan berbagai halangan, sering disebut sebagai teknologi OFDM (/orthogonal frequency division multiplexing/). OFDM yaitu satu cara dimana peranti yang bekerja dengan teknologi nirkabel dapat menerima berbagai sinyal pantulan tanpa merusak sambungan utamanya, karena seperti kita ketahui, teknologi nirkabel sangat rentan terhadap pantulan sinyal yang dapat mematikan sinyal utamanya.
Besar bandwith yang dapat dibawa oleh WiMax sampai 280Mbps per satu /base station/, sehingga sangat cocok untuk dipakai sebagai peranti distribusi /broadband/, mendampingi teknologi ADSL atau /leased line/.
Baca Selengkapnya..

Cara Memperbaiki Flashdisk yang rusak

Label:
Software Buat Memperbaiki Flashdisk – Anda telah melihat USB tidak terdeteksi pada PC. Nah, di sini saya memberikan program untuk memperbaiki masalah Flash disk. Apa yang dilakukan program ini adalah untuk format USB rendah, sehingga Windows dapat mendeteksi saat kembali terhubung.
Download USB Repair (5,1 Mb)
demikian tips singkat kali ini, semoga bermanfaat
terkhir dari saya, kalo anda sudah bisa memperbaiki saya sarankan untuk baca ini cara buat anti virus di flash disk
Baca Selengkapnya..

AMD vs Intel

Label:

Bingung memilih prosesor yang tepat buat Anda? Teknologi apa yang ada di dalamnya? Prosesor aktual dari AMD dan Intel akan diulas pada artikel ini! Membeli prosesor sekarang tidak semudah dulu. Dulu, Anda tinggal menyebutkan angka GHz. Sekarang, clockspeed tidak lagi digunakan sebagai bagian nama prosesor. Belum lagi, produsen menambahkan jargon-jargon teknologi canggih seperti Dual-Core, 64 Bit, Cool n' Quiet, Enhanced SpeedStep (ESS) dan Non-Executable-Bit. Jika tidak ingin salah beli, Anda harus memahami makna istilah-istilah teknis tersebut. Asal tahu saja, singkatan "D" dalam nama CPU Intel yang baru bukan berarti “Dual-Core”, melainkan “Desktop”. Penamaan gaya baru ini semakin memperumit pilihan. Prosesor Model Numbering seperti pada Intel atau AMD Rating memang tidak mudah dicerna. Apalagi menurut daftar harga resmi saat ini, produsen menawarkan sekitar 50 prosesor yang berbeda! Angka ini di luar prosesor untuk server dan notebook. Saran Belanja sesuai Penggunaan CHIP tidak hanya mengungkap arti nama prosesor, tetapi juga menyarankan yang sesuai untuk tujuan penggunaan. Pada artikel ini, kami menguji kinerja dan konsumsi daya 50 CPU terbaru. Chip mana yang tercepat, baik untuk Intel dan AMD, akan ditunjukkan dalam tabel pada halaman akhir. Tidak semua pengguna membutuhkan tenaga processing yang tinggi. Oleh karena itu, CHIP merancang 4 profil pengguna: Workstation berkinerja tinggi, PC game yang cepat, PC pribadi dengan rasio harga/kinerja yang seimbang, dan PC multimedia untuk ruang duduk yang tenang. Dalam artikel ini Anda juga akan membaca saran-saran kami untuk CPU dan platform yang tepat. Dalam bagian berikut akan kami jelaskan terlebih dulu teknologi yang ada di balik Dual-Core, 64 Bit dan mekanisme hemat energi CPU Intel dan AMD. Teknologi Baru Dual-Core: Adalah pencapaian teknologi mutakhir pada CPU AMD dan Intel. Dua core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini sebenarnya tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor tersebut. Istilah yang kerap dipakai adalah multithreading. Aplikasi yang dirancang untuk ini menugaskan langkah-langkah kerja (threads) tertentu kepada setiap core prosesor yang dikerjakan secara paralel. Peningkatan kecepatan yang bisa diperoleh mencapai 70%. Pada aplikasi yang tidak dirancang untuk multithreading, peningkatan kinerja baru terasa bila beberapa aplikasi dijalankan sekaligus (multitasking). Misalnya ketika Anda bekerja dengan program word processor, sebuah tool AntiVirus bekerja di latar belakang untuk melindungi pekerjaan Anda dari serangan virus. Hal ini serupa dengan Hyperthreading pada Intel. Bedanya, konsep Hyperthreading menggunakan 2 prosesor virtual. Walaupun prinsip Dual-Core pada AMD dan Intel sama, realisasinya berbeda. Saat ini Intel masih memotong 2 core prosesor (Die) tunggal dari wafer semikonduktor, dua CPU Pentium dengan masing-masing L2 cache. Kedua cache baru disatukan dalam paket Dual-Core. Sebaliknya, AMD sudah menggabungkan kedua core tidak terpisahkan dalam sebuah Die. Melalui Hypertransport Protocol, keduanya dapat langsung berkomunikasi seperti komponen pada chip Northbridge. Sebuah protokol khusus digunakan untuk menjamin pengelolaan L2 cahe secara lebih efisien. Selain itu, cache-controller terintegrasi memungkinkan akses data langsung dalam RAM. Dalam tes yang dilakukan CHIP, arsitektur AMD terbukti lebih unggul. Namun, Intel juga berencana membuat CPU Dual-Core mendatang dengan konsep yang sama dengan AMD. 64 Bit: Inovasi yang paling menggebrak dari pengembangan prosesor adalah implementasi 64 Bit. Dari sisi hardware, sejak dua tahun lalu, AMD sudah siap dengan solusi CPU 64 Bit pertamanya. Sayangnya, CPU ini belum didukung Windows di segmen Desktop. Baru setelah Intel juga menawarkan CPU 64 Bit dengan seri 6xx, industri prosesor mulai berubah. Sejak Mei lalu, Windows XP versi 64 Bit sudah tersedia dan dapat digunakan pada CPU AMD maupun Intel. Dari sisi software, Extended Memory 64 Technique (EM64T) Intel ini sama dengan yang dipakai AMD. Teknologi ini adalah perluasan konsep 32 Bit dengan fungsi-fungsi tambahan sehingga software 32 Bit masih dapat digunakan. Registry dan perintah-perintah 64 Bit antara lain dapat mempercepat penanganan bilangan yang membutuhkan tempat lebih dari 32 Bit, termasuk format "Long-Integer" dan "Double-Floating-Point" yang digunakan pada aplikasi ilmiah. Dengan teknologi 64 Bit, memory address yang dapat dikontak juga meningkat 16 Exabyte (praktiknya hanya sekitar 1 Terabyte). Sebanyak 32 memory address maksimal hanya mencakup 4 GB. Kelebihan konsep teknologi 64 Bit dapat Anda baca pada halaman berikut. Hemat energi: Untuk PC yang tenang, prosesor harus hemat energi. Pada CPU high-end terbaru, daya panas yang dihasilkan tiap bidang yang setara dengan uang logam Rp 25, sama dengan daya bola lampu 100 Watt! Pendinginan yang dilakukan dengan kipas menjadikan PC bersuara bising. Mulai Sempron 3000+, AMD menangkalnya dengan mekanisme hemat energi Cool n' Quiet yang menurunkan clockspeed CPU pada beban rendah. Permukaan prosesor menjadi tetap dingin dan sistem lebih tenang. Mulai seri 6xx, Intel melengkapi CPU-nya dengan mekanisme serupa, Enhanced SpeedStep (ESS). Namun, solusi ini kurang efektif. PROSESOR DAN SOKET Apa Arti Kode Penomoran? Keluarga prosesor AMD meliputi Athlon 64 FX, Dual-Core X2, Athlon 64, dan Sempron. Anda bisa membandingkannya berdasarkan peringkat dalam nama (misalnya 4000+). Nomor 2 digit pada model FX juga menandakan kecepatan, semakin besar semakin cepat. Perbedaan teknis antarkeluarga produk kini tidak lagi terlalu jelas. Dulu, dukungan dual-channel hanya untuk seri FX dan Cool n' Quiet hanya untuk Athlon 64. Kini keduanya memiliki semua feature tersebut. Spesifikasi tepatnya bisa Anda lihat pada nomor OPN yang ada pada CPU (atas). Anda juga dapat melihatnya di alamat bagian "Workshop" atau di USB-stick-encoder/desktop. Sejak sekitar setahun ini, CPU keluaran Intel tidak lagi menyandang clockspeed sebagai nama produk, melainkan nomor model 3 digit. Misalnya "Pentium D 840", disamping keluarga produk ("8xx" berarti Dual-Core) juga menjelaskan clockspeed, frekuensi FSB dan ukuran L2 cache CPU tersebut. Pentium 4 Hyperthreading dengan L2 cache 2 MB dinamai "6xx", dengan L2 cache 1 MB "5xx". Prosesor desktop Celeron disebut "3xx", sementara CPU high-end mendapat atribut "Extreme Edition". Pada prosesor Intel, spesifikasi terpenting terpatri di permukaan prosesor (lihat atas). Selebihnya, keterangan lain bisa Anda peroleh dari nomor sSpec di alamat Soket prosesor: Untuk CPU keluaran terbaru mereka, AMD dan Intel menawarkan CPU desktop untuk 2 tipe soket: Athlon X2, 64 dan FX memakai soket 939 (gambar 1), Sempron terbaru dan model 64 generasi pertama menggunakan soket 754 (gambar 2). CPU Dual-Core Intel, P4 dan Extreme Edition memakai soket 775 (gambar 3), sementara P4 lama dan beberapa model Celeron masih memakai soket 478 (gambar 4). Saran CHIP Pemenang tes CHIP tidak harus sama dengan pilihan Anda. Tentukan pilihan berdasarkan kebutuhan Anda masing-masing. Untuk membantu pilihan, CHIP akan menunjukkan prosesor mana yang ideal untuk para profesional, gamer, workstation, dan ruang duduk. Workstation: Tenaga Besar untuk para Profesional AMD Athlon X2 48000+ adalah prosesor tercepat yang sempurna bagi pengguna profesional. CPU ini mencapai kinerja tertinggi pada benchmark aplikasi dan 3D-rendering. CPU kelas atas AMD ini menawarkan kinerja 5% lebih banyak dibanding produk unggulan Intel Pentium D 840 Extreme Edition pada benchmark Cinebench dan bahkan unggul 15% di PCMark04. AMD benar-benar menunjukkan kekuatannya di sisi teknologi multi-prosesor. Pengguna profesional sering menjalankan beberapa program dan proses sekaligus. Urutan kerja CPU (threads) dibagi kepada 2 core prosesor dan dikerjakan secara paralel. Pada single CPU, tugas dikerjakan berurutan sesuai antrian. software yang mampu mengelola beberapa threads ini sudah tersedia di pasaran. Antara lain program rendering 3D Studio Max atau Maxon Cinema 4D. Judul terakhir merupakan salah satu aplikasi pertama yang tersedia dalam versi 64 Bit. Platform yang tepat untuk CPU kencang ini adalah mainboard dengan chipset NVIDIA nForce 4 Ultra atau nForce 4 SLI (untuk penggunaan 2 graphics card). Gaming PC: Kinerja Optimal Untuk urusan gaming, ukuran FPS (Frames Per Second) adalah segalanya. Semakin besar angkanya semakin baik. Agar tampilan grafik nan menawan tidak terhambat oleh prosesor, Anda harus menggunakan CPU yang kencang. Dari sisi kinerja, terutama pada game 3D, saat ini Athlon FX-57 yang terbaik: dengan hasil 86 FPS pada uji Unreal Tournament, CPU top terbaru AMD ini unggul 30 frames (53%) lebih cepat dibanding model high-end Intel Pentium Extreme Edition 840. Tidak hanya kinerja CPU-nya saja yang meyakinkan, sebuah PC berbasis FX-57 lebih hemat energi 120 Watt dibandingkan sistem Intel dengan konfigurasi yang sama. Dengan demikian pada pertarungan "terpanas" pun PC berbasis AMD FX-57 tetap "cool" dan bekerja lebih tenang. Teknologi Dual-Core maupun Hyperthreading tidak terlalu dibutuhkan dalam segmen ini. Gamer jarang menjalankan aplikasi lain ketika bermain. Tenaga CPU sedapat mungkin dikerahkan seluruhnya untuk game 3D. Platform ideal untuk AMD FX-57 adalah mainboard dengan chipset NVIDIA nForce 4 SLI. Dua graphics card yang tergabung dalam SLI menjamin tenaga 3D yang sangat besar. Untuk sebuah PC game high-end, Anda harus rela merogoh dana cukup besar. Harga CPU-nya saja mencapai US$1.000, belum lagi graphics card dan periferal lainnya. PC Pribadi: Kinerja dan Harga merata PC dalam segmen ini biasanya digunakan untuk berselancar di Internet, e-mail, memproses foto-foto, meng-edit recipe keluarga, dan mungkin juga sesekali bermain game. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk teknologi yang mahal. Di segmen ini, rasio antara harga dan kinerja yang seimbang adalah hal terpenting. CPU "umum" yang CHIP sarankan untuk jenis soket keluaran terbaru adalah Athlon 64 3500+ dan Intel Pentium D 820 (kisaran harga US$250). Prosesor di atas kedua tipe ini harganya sekitar US$400 dan kinerjanya hanya sedikit lebih tinggi. Pada kelas ini, CPU AMD 64 Bit cemerlang dengan kinerja game yang bagus dan konsumsi daya yang rendah, dua elemen penting untuk sebuah PC yang tenang. Prosesor Intel dengan Dual-Core berada di depan dalam aplikasi standar, multithreading dan multitasking, menarik bagi pengguna yang sering menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Platform ideal untuk segmen ini berbasis chipset NVIDIA nForce 4 Ultra untuk CPU AMD. Beberapa di antaranya sudah menawarkan FireWall terintegrasi, solusi keamanan praktis untuk pengguna rumahan. Sementara untuk CPU Intel, motherboard yang tepat adalah yang berbasis chipset Intel terbaru 945P atau 945G bagi Anda yang menginginkan solusi onboard graphics. Dana yang Anda keluarkan bisa menjadi lebih hemat bila PC tersebut hanya digunakan untuk mengetik atau mengerjakan hal-hal yang sederhana. CPU hemat seperti AMD Sempron 2600+ atau Intel Celeron D 325 merupakan prosesor-prosesor murah (sekitar US$70), tetapi kinerjanya relatif lamban. Untuk recipe encoding misalnya, dibutuhkan waktu sepertiga lebih lama dibanding prosesor-prosesor yang disebutkan sebelumnya. PC Ruang Duduk: Bukan yang tercepat, tapi Paling Tenang Perkembangan teknologi yang begitu cepat dewasa ini telah mendorong penyebaran PC dari ruang kerja ke ruang duduk. Sayangnya, kebisingan PC masih menjadi kendala. Oleh karena itu, pilihan CPU yang tepat bisa menjadi solusi. Untuk merekam dan memutar format recipe dan mp3, prosesor high-end tentunya terlalu berlebihan. Penurunan clockspeed pada beban rendah memungkinkan PC bekerja lebih tenang. Untuk segmen ini, lebih baik gunakan CPU AMD Sempron 3000+ dengan mekanisme hemat energi Cool n' Quiet dibanding CPU Pentium 4. Alasannya, mekanisme Enhanced SpeedStep Intel yang terintegrasi dalam seri 6xx tidak mampu menyaingi teknologi yang sama dari AMD. Idealnya, PC ruang duduk menggunakan motherboard dengan chipset NVIDIA nForce 4 (tanpa Ultra atau SLI) dan sebuah graphics card berpendingin pasif, seperti ATI Radeon X300SE atau NVIDIA GeForce 6200TC. PENINGKATAN KINERJA HINGGA 30% DENGAN 64 BIT software 64 Bit Pertama Akhirnya Siap Sistem operasi Microsoft kini tersedia dalam versi 64 Bit. Dipastikan selanjutnya akan segera tersedia driver dan software 64 Bit. Aplikasi pertama untuk 3D profesional sudah tersedia, Cinema 4D (aplikasi 3D rendering). software ini memanfaatkan RAM besar yang disediakan Windows XP x64, registry serta perintah 64 Bit CPU. Peningkatan kinerja lewat teknologi 64 Bit dapat dilihat pada hasil uji Cinebench 2003 dari Maxon Cinema 4D. Dengan Athlon X2, aplikasi 64 Bit ini mencapai kinerja 30% lebih tinggi dibanding aplikasi 32 Bit. Sementara dengan Pentium 4/670 kinerjanya lebih cepat 20%. Aplikasi 64 Bit memang masih jarang, tetapi sudah banyak yang berada dalam stadium Beta, antara lain program burner Nero dan browser Firefox. Untuk game, ada patch 64 Bit untuk Far Cry di Aplikasi 32 Bit juga berfungsi di Windows XP x64, kecuali yang sangat terkait hardware seperti virus scanner atau tool system. Untuk itu, Symantec Antivirus Corporate Edition V10.0 dan Avast 4.5 sudah mendukung 64 Bit. Windows XP x64 saat ini tersedia dalam versi System-Builder seharga US$130, artinya belum ada support melalui telepon dari Microsoft. Apabila Anda telah membeli Windows XP Professional antara tanggal 31-03-2003 dan 31-07-2005, Anda bisa menukarnya dengan biaya kirim US$20. Keterangan lebih lanjut bisa disimak di productorder.com/clientx64/default.aspx. Apabila Anda ingin pindah ke Windows XP baru, Anda harus memastikan bahwa semua driver yang dibutuhkan sudah tersedia dalam versi 64 Bit. Pilihan lain adalah dengan membeli PC baru dengan sistem operasi 64 Bit, misalnya dari Dell. Intel Pentium M Mobile CPU untuk PC Desktop Berbeda dengan prosesor Intel lainnya, prosesor notebook Intel Pentium M sangat hemat energi. Pada prosesor Desktop, semakin tinggi clockspeed semakin banyak panas yang dihasilkan. Sudah lama Intel menghadapi masalah ini. Bahkan model Desktop seri 6xx yang dilengkapi mekanisme hemat energi SpeedStep, masih tetap panas. CPU notebook memiliki instalasi hemat energi yang canggih dan arsitektur prosesor yang lebih efisien, menjamin power-loss yang rendah. Dengan demikian durasi baterai lebih lama. CPU tersebut juga dapat digunakan pada Desktop untuk mendapatkan PC yang tenang. Banyak prosesor, sedikit motherboard Intel juga menawarkan solusi lengkap untuk segmen notebook. Penomorannya meniru sistem desktop: Pentium M dinamai 7xx, P4 mobile dengan 5xx dan Celeron M dengan 3xx. Boxed CPU hanya tersedia Pentium M dan Celeron M (7xx dan 3xx). Dengan demikian terdapat kurang dari 20 prosesor Mobile dengan kisaran harga US$80-675. Untuk motherboard dengan soket 749 M, pilihannya lebih sedikit lagi. Saat ini hanya ada 2 platform di pasaran dan keduanya dari Aopen. Board pertama untuk CPU mobile ini adalah i855 GMEm-LFS. Seri selanjutnya adalah i915 GMM-HFS dengan chipset baru Intel Sonoma. Board terakhir ini sudah mendukung PCIe dan prosesor FSB 533 yang lebih cepat. Produsen MSI menyusul awal tahun depan dengan mainboard soket 479M. Untuk solusi praktis, saat ini sudah beredar modul board adaptor dari Asus. Modul ini memungkinkan penggunaan prosesor soket 479M pada mainboard Asus dengan soket 478 dan BIOS khusus. Kelemahannya, mekanisme hemat energi SpeedStep tidak berfungsi. Akan tetapi dibanding P4 biasa, Anda masih dapat menikmati penghematan daya sebesar 80 W. Bagus tetapi tidak murah Pengujian dengan Pentium M 770/2,13 GHz menunjukkan bahwa kemampuan kinerja platform Mobile sebanding dengan salah satu sistem PC standar masa kini (prosesor 3 GHz). Namun konsumsi dayanya jauh lebih rendah, hanya 61 Watt (onboard graphics) posisi standby dan 78 W saat beban penuh. Sistem desktop P4 rata-rata membutuhkan daya 2 kali lebih besar. Mekanisme penghematan Intel dan kendali kipas yang aktif memungkinkan sistem PC yang tenang. Kelemahannya, CPU ini harganya cukup mahal, sekitar US$675, motherboardnya US$250. Dengan setengah dari jumlah dana tersebut Anda bisa mendapatkan sebuah sistem AMD dengan kinerja setara yang juga tenang. ISTILAH PENTING 64-Bit: Standar 32 Bit lambat laun akan diganti oleh 64 Bit. CPU baru ini mampu memproses 8 Byte (64 Bit) dalam satu cycle (putaran). Dengan demikian, kalkulasi yang rumit dapat dikerjakan lebih cepat lagi. Dual-Channel: Istilah ini menunjukkan komunikasi antara CPU dan RAM. Dua modul RAM dikontak secara paralel oleh CPU sehingga memungkinkan bandwidth 2 kali lebih besar. Dual-Core: CPU terdiri dari 2 inti prosesor, sehingga dapat memproses 2 langkah kerja (threads) secara paralel. Proses produksi: Pengembangan lebih lanjut dari teknologi produksi memungkinkan penempatan transistor yang lebih banyak pada bidang yang sama. Keterangan ukuran seperti 90 nm menunjukkan lebar struktur CPU. FSB/Systembus: FSB menghubungkan CPU dengan chipset dan komponen lainnya. Pada CPU AMD, systembus berfungsi dengan bandwidth 2 kali FSB, sementara pada Intel 4 kali FSB. Hyperthreading: Logika kontrol CPU digandakan. Dengan 2 prosesor virtual, 2 buah thread juga dapat diproses secara paralel. L1-/L2-/L3 Cache: Memori sementara prosesor untuk data, perintah, dan hasil. Biasanya, semakin besar jumlah chache, semakin cepat pula kinerjanya. Stepping: Berbagai stepping menunjukkan perbaikan-perbaikan kecil dalam teknologi produksi prosesor. Mekanisme hemat energi: Konsumsi daya dan clockspeed CPU diturunkan. Teknologi AMD disebut Cool n' Quiet, sedangkan teknologi Intel adalah Enhanced SpeedStep (ESS) Non-Executable-Bit: Pemisahan RAM menjadi bagian data dan bagian program code. Dengan ini, eksekusi code berbahaya dalam bagian data dapat dihindari. KESIMPULAN AMD dan Intel berpacu ketat dalam teknologi CPU Dual-Core. Intel menang tipis dengan memperkenalkan model pertama untuk kelas Desktop, beberapa hari lebih cepat dari AMD. Namun dari sisi kinerja, AMD lebih unggul. Athlon X2 menduduki kedua tempat pertama dalam tes CHIP kali ini. Produk unggulan FX-57 mencapai posisi ke 3. Kinerja yang tinggi dengan konsumsi daya yang rendah merupakan platform tepat untuk PC tenang. Selamat AMD! Tampaknya Intel masih harus memperbaiki diri. Para profesional sebaiknya menggunakan prosesor terbaik Athlon X2 4800+ (No.1). CPU ini tidak hanya gemilang pada rendering 32 bit, tetapi juga pada aplikasi 64 Bit yang mencapai peningkatan kinerja sebanyak 30%. Untuk PC Game, Athlon 64 FX-57 (No.3) adalah pilihan terbaik: Kinerjanya 35% lebih cepat dibanding Pentium D 840 EE. CPU ini juga mampu memenuhi tuntutan game 3D terbaru. Harga PC Pribadi yang terutama digunakan untuk selancar, berkirim e-mail, chatting atau memutar mp3 akan jauh lebih murah. Dengan harga sekitar US$270, AMD menawarkan Athlon 64 3500+ (No.17) dan Intel menyediakan Pentium D 820 (No.1. Seri untuk soket lama ini setara dalam kinerja maupun harga. Sayangnya, motherboard yang tersedia tidak mendukung PCI-Express. Murah untuk PC Ruang Duduk. Pemenang Tip-Value, Sempron 3000+, (No.3 sudah bisa diperoleh dengan US$85 dan menawarkan cukup tenaga untuk semua aplikasi seputar TV & HiFi. Sistem yang tenang juga dimungkinkan berkat teknologi Cool n' Quiet sumber infokomputer
Baca Selengkapnya..

Followers

Recent Post