twitter rss
Tampilkan postingan dengan label PHP mySQL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP mySQL. Tampilkan semua postingan

Cara Koneksi PHP ke mySQL

Label:

Bahasa pemrograman PHP sangat popuer, terutama untuk bahasa pemrograman Web.
Pertama kali saya belajar PHP adalah langsung materi tentang bagaimana koneksi ke MySQL dan menampilkan datanya, kemudian memanipulasinya.  Apa yang harus dipersiapkan untuk belajar pemrograman PHP MySQL ini:
1. Program PHP
2. Web Server Apache
3. Database MySQL
4. Editor (Ex: Macromedia Dreamweaver, EditPlus, dll)
5. MySQL Editor (Ex :phpmyAdmin, MySQL Front, dll)
Untuk program PHP – Apache – MySQL – phpMyadmin, banyak distribusi program yang sudah dipaket yang berisi ke 3 program diatas. Artinya dengan satu kali install, maka kita secara otomatis akan tersinstall ke 3 program diatas, misalnya PHPTriad, AppServ, Vertrigo, Xampp, Wamp dan banyak lagi yang lainnya.

Saya akan menjelaskan dari awal, mulai dari Instalasi sampai dengan bagaimana menampilkan data MySQL di Browser.
1. Instalasi
Silahkan download distribusi paket PHP – Apache – MySQL – phpMyadmin. Saya menggunakan distribusi Vertrigo 2.10 yang tersedia di web http://sourceforge.org dengan spesifikasi sebagai berikut :
- Apache 2.0.59
- PHP 5.1.4
- MySQL 5.0.24
- PhpMyAdmin 2.8.2.1
Untuk editornya, saya menggunakan Macromedia Dreamweaver MX 2004, dan kadang-kadang menggunakan EditPlus biar cepat, maklum komputer saya jaman jebot 
2. Membuat Database dan Tabel
Sebelum membuat database tabel di MySQL, pastikan bahwa semua Service berjalan (Apache). Saya biasanya menggunakan phpMyadmin untuk membuat database, membuat tabel, mengisi tabel dan sebagainya (klo ada yg mudah, kenapa susah-susah). Buat database, misalnya databse dengan nama project. Untuk mengakses phpMyadmin ketik http://localhost/phpmyadmin di browser.
CREATE DATABASE project;
Kemudian buat satu tabel dengan nama tabel users
CREATE TABLE users (
username VARCHAR(32) NOT NULL,
password VARCHAR(32) NOT NULL,
full_name VARCHAR(50) NOT NULL,
PRIMARY KEY (username)
)
Masukkan minimal dua record (data) ke tabel users
INSERT INTO users (username, password, full_name) VALUES
(‘tiago’, ‘71460’, ‘Tiago Fernandes’),
(‘joel’, ‘7031′, ‘Joel Dillak’);
3. Koneksi PHP ke MySQL
Buka editor pavorit Anda, langsung aja ketik script di bawah ini :
/**
* Koneksi PHP ke MySQL
* date: mei 2011
* tujuan: Tutorial aja
* @author credit to Tiago
*/

/*
* koneksi ke MySQL
* script : mysql_connect(“host”, “username”, “password”);
*/
$conn = mysql_connect(“localhost”, “root”, “”);
if ($conn){ // => sama dengan if ($conn == true)
echo “Koneksi ke Server sukses
”;
} else {
echo “Koneksi ke Server Gagal
”;
exit; // => program tidak akan mengeksekusi code berikutnya (keluar)
}
/*
* memilih database
* script : mysql_select_db(“nama_database”);
*/
$select_db = mysql_select_db(“project”);
if ($select_db){
echo “Memilih database sukses
”;
} else {
echo “Memilih database Gagal
”;
exit;
}
/*
* menampilkan data
* script query ke database : mysql_query(“SQL statement”);
* script ambil data : mysql_fetch_array(“Hasil Query”);
*/
$sql = “SELECT * FROM users”; // Perintah SQL untuk menampilkan data seluruhnya
$res = mysql_query($sql); // Perintah Query ke database
while ($row = mysql_fetch_array($res)){ // Looping selama data ada
echo “Nama : $row[full_name]
”; // Menampilkan data di kolom (field) full_name
}
?>
Ternyata mudah yah, tapi dulu ga semudah yang saya bayangkan, berapa kali try and error, memang penuh perjuangan dan sedikit kesabaran. Ada beberapa error yang mungkin muncul, diantaranya :
Error:
Warning: mysql_connect() [function.mysql-connect]: Access denied for user ‘root’@'localhost’ (using password: YES) in G:\Web\VertrigoServ\www\exercise\blog\index.php on line 13
Solusinya:
Tenang, jangan panik, cek baris 13. Biasanya ada kesalahan setting pada script ini mysql_connect(“host”, “username”, “password”) host = localhost, username = root dan password = password_anda, jika password kosong cukup tulis mysql_connect(“host”, “username”, “”).
Error:
Parse error: parse error, unexpected ‘=’ in G:\Web\VertrigoServ\www\exercise\blog\index.php on line 25
Solusi:
Kalau error seperti itu, biasanya kesalahan penulisan script, misalnya kurang $ ($conn => conn), yang lain, cari aja sendiri.
Baca Selengkapnya..

Apa Itu PHP?

Label:
Apa Itu PHP
PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan
Sejarah PHP
Dilihat dari perkembangannya, bahasa pemrograman ini memiliki perkembangan yang sangat cepat dengan jumlah pemakai yang terus bertambah.
1. PHP/FI
Ini merupakan cikal bakal PHP yang sekarang. Pertama dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada 1995, pada awalnya dia menamakan script ini “Personal Home Page Tool” yang merupakan bahasa sederhana dari bahasa pemrograman C dimana Personal Home Page Tool ini dapat berkomunikasi dengan database dan bersipat Open Source. Pada awalnya Rasmus membuat bahasa pemrograman ini bertujuan untuk menyimpan data pengunjung  yang melihat biodata pada web sitenya.
Perkembanganny, pada pertengahan tahun 1997 pemakai bahasa bahasa PHP semakin banyak, terlihat dari jumlah statistik domain yang menggunkan PHP hampir lebih dari 50.000 web site. Kemudian karena perkembangannya yang sangat pesat, Rasmus mengembangkan bahasa pemrograman ini, dan pada bulan November tahun 1997 muncul PHP/FI versi 2.0 yang merupakan cikal bakal PHP 3
2. PHP Versi 3
PHP Versi 3 merupakan versi penyempurna dari bugs-bugs pada  PHP/FI versi 1.0 dan PHP/FI versi 2.0. PHP Versi 3 ini dikembangkan oleh Andi Gutmans and Zeev Suraski pada tahun 1997 yang berhasil ditulis secara sempurna pada waktu itu. Fasilitas tambahan PHP Versi 3 dibandingkan versi sebelumnya, selain tambahan fungsi-fumgsi baru, juga mendukung beberapa akses ke banyak database, pengelolaan protokool, dan API. Dari versi 3 lah singkatan PHP muncul, yaitu PHP: Hypertext Preprocessor, dan pada tahun 1998 hampir 10% web site di dunia  menggunakan PHP sebagai web servernya.
3. PHP Versi 4
Pada musim dingin di tahun 1998, menulis ulang bahasa pemrograman PHP ini untuk membuat ketangguhan bahasa pemrograman ini. Akhirnya pada pertengahan tahun 1999 diperkenalkanlah PHP versi 4.0 yang menggunakan script engine Zend untuk meningkatkan penampilan (performance) dan mempunyai dukungan yang sangat banyak terhadap ekstensi dan berbagai library beserta modul. PHP versi 4.0 ini juga mempunyai keunggulan dibandingkan versi-versi sebelumnya, diantaranya mendukung ke beberapa web server, fasilitas HTTP session, output buffer dan sistem keamanan. Pada perkembangannya, pada saat itu hampir 20% web server menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai interpreternya.
4. PHP Versi 5
Pada bulan Juli tahun 2005 muncul PHP versi 5.0 yang menggunakan Zend Engine 2.0 dengan penambahan beberapa featur dan beberapa objek baru. Untuk informasi featur-featur baru dari PHP versi 5.0 ini, Anda bisa lihat di http://www.zend.com/zend/future.php. PHP Versi 5 ini sangat mendukung pemrograman berbasis Object Oriented Programming alias OOP dan emang di peruntukan untuk OOP.
Baca Selengkapnya..

Followers

Recent Post