twitter rss

Instalasi Proxy Server pada Linux Debian 3.0 Woody

Proxy Server merupakan Server yang berperan sebagai perantara yang menghubungkan dua pihak yang melakukan suatu komunikasi data. Proxy server mempunyai 3 fungsi utama yaitu Connection Sharing, Filtering dan Caching. Beberapa hal yang umumnya dilakukan pada Proxy Server adalah melakukan filtering url, pembatasan waktu koneksi, pembagian bandwith dan banyak lagi lainnya. Berikut cara Instalasi Proxy Server (dalam contoh ini = membatasi akses user terhadap url dan keyword tertentu) :

Lakukan instalasi paket software squid dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squid
 
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "squid.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squid/squid.conf

Tambahkan script berwarna merah di bawah, script berwarna biru adalah script yang harus agan cari untuk menambahkan script merah pada bagian-bagian seperti pada contoh berikut.

Part 1
http_port 3128 transparent
cache_mem 32 MB
cache_mgr bukan@yahoo.co.id
visible_hostname proxy.bukan.org
Keterangan:
bukan@yahoo.co.id adalah email optional yang kita tentukan sebagai contact administrator
proxy.bukan.org adalah domain pada DNS Server yang kita install sebelumnya
32 MB (isikan kira-kira 1/4 bagian dari memori agan)

Part 2
acl CONNECT method CONNECT
acl url dstdomain "/etc/squid/url"
acl key url_regex -i "/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

Keterangan:
/etc/squid/url adalah file rujukan untuk black list url
/etc/squid/key adalah file rujukan untuk black list keyword
(misalkan ip address agan 192.168.1.8) maka 192.168.1.0/24 adalah Net ID yang agan pakai

Part 3
#http_access deny all
Pastikan bahwa ada tanda(#) di depannya, karena dalam beberapa kasus, script tersebut belum memiliki tanda (#) di depannya

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "url" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/url

Isilah file tersebut dengan daftar url yang akan agan blokir seperti contoh berikut

facebook.com
twitter.com
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "key" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/key

Isilah file tersebut dengan daftar keyword yang akan agan blokir seperti contoh berikut
jejaring
media
sosial

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian lakukan konfigurasi pada firewall agar port 3128 dapat dipakai oleh proxy untuk mengakses aktivitas pada port 80 dengan menggunakan perintah iptables seperti berikut
#iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128

Jangan lupa disimpan dengan perintah seperti berikut

#iptables-save > /etc/iptables


T a h u k a h    a g a n .. ??
Jika ingin merubah tampilan ERROR PAGE(tampilan yang akan muncul jika user mengakses url atau keyword yang agan blokir) pada proxy agan, agan dapat mengedit isi dari file "ERR_ACCESS_DENIED". Dan jika ingin merubah tampilan DNS FAIL PAGE (tampilan yang akan muncul jika koneksi internet terputus) agan dapat mengedit isi dari file"ERR_DNS_FAIL". kedua file tersebut terdapat pada direktori /usr/share/squid/errors/English. (Optional / sekedar mempercantik tampilan proxy)











Kemudian buatlah direktori swap untuk proxy agar proxy dapat bekerja dengan optimal seperti berikut (optional / disarankan)
#squid -z
YYYY/MM/DD HH:MM:SS |  Squid is already running! Process ID 6755


Kemudian lakukan restart pada "squid" dengan mengetik /etc/init.d/squid restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/squid restart
Restarting Squid HTTP Proxy: squid.

Instalasi Proxy Server telah selesai, sekarang user tidak akan dapat mengakses url (facebook.com dan twitter.com) serta tidak dapat mengakses search engine dengan keyword (jejaring, media, atau sosial).
Baca Selengkapnya..

Belajar HTML Tahap 1 : Elemen Dasar

Elemen dasar merupakan elemen utama yang membentuk sebuah halaman html, sehingga suatu script html baru dapat dikatakan menjadi sebuah halaman html bila memenuhi elemen-elemen dasarnya seperti di bawah ini:

Jenis Dokumen
<HTML></HTML>
Terdapat pada bagian awal dan akhir halaman

Judul
<TITLE></TITLE> 
Harus terletak pada header

Bagian Kepala (Header)
<HEAD></HEAD> 
Elemen kepala pada sebuah halaman

Batang Tubuh
<BODY></BODY>
Isi dari halaman


Baca Selengkapnya..

Cara Menggabungkan File Splitted (Part 1, 2, 3)


Bagi maniak download yang suka mendownload file-file berukuran ratusan megabytes pasti sudah tidak asing lagi dengan metode penggabungan file berikut. Nah.. sekarang saya akan berbagi informasi mengenai metode penggabungan file berekstensi .001, .002, dst. Mengingat saya juga setiap hari mendownload file-file berukuran jumbo, berikut hasil pengalaman saya :

Persiapan
  • Pastikan kondisi file yang agan join dalam kondisi tidak corrupt
  • Pastikan nama file sama sehingga dapat terbaca oleh HJ-Split
  • Pastikan semua file yang akan agan join berada pada satu folder/direktori yang sama

Penggabungan
  • Jalankan program HJ-Split.exe(tidak perlu diinstall karena sudah portable), hingga muncul tampilan seperti di bawah ini:


  • Selanjutnya klik Join
  • Kemudian klik Input File dan browse file yang hendak digabung. Jangan kaget jika yang muncul hanya file berekstensi .001 saja (cukup file yg berekstensi .001 yang agan pilih dan sisanya secara otomatis akan terbaca)
  • Klik Start untuk memulai penggabungan.
Note: Jika agan menggunakan Windows 7, gunakan HJ-Split versi 3.0 agar kompatibel


Jika agan kesulitan mencari software ini, silahkan download di sini
Baca Selengkapnya..

Instalasi DNS Server pada Linux Debian 3.0 Woody Versi II

Domain Name System Server adalah server yang berfungsi menyimpan informasi tentang hostname atau domain dalam bentuk basis data tersebar di dalam jaringan komputer, misalnya pada internet. DNS bisa dianggap seperti buku telepon dimana saat pengguna mengetikkan www.smkn1mojokerto.sch.id maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 49.50.8.42 (IPv4) dan 2001:e00:d:11:3:170::83 (IPv6). Langsung saja berikut cara instalasinya:

Lakukan instalasi paket software bind9 dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install bind9

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "named.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/named.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
zone "bukan.org" {
              type master;
              file "db.bukan";
}; 

zone "192.in-addr.arpa" {
              type master
              file "db.192";
};
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
File konfigurasi zone forward
Oktet pertama IP address agan (192.168.1.8)
File konfigurasi zone reverse

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya gandakan file "db.local" dan simpan dengan nama "db.bukan". Gandakan juga file "db.127" dan simpan dengan nama "db.192". Letakkan dua file konfigurasi tadi pada direktori /var/cache/bind seperti berikut.
#cp  /etc/bind/db.local /var/cache/bind/db.bukan
#cp  /etc/bind/db.127 /var/cache/bind/db.192

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "db.bukan" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /var/cache/bind/db.bukan

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
;
$TTL                 604.800
@                    IN              SOA          bukan.org. root.bukan.org. (
                                                           2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                     IN                      NS                bukan.org.
@                     IN                      NS                192.168.1.8
www                 IN                      NS                192.168.1.8
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
IP address DNS Server agan 
Script tambahan agar DNS terhubung ke Web Server (dengan ip address serupa)

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "db.192" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /var/cache/bind/db.192

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
;
$TTL                 604.800
@                    IN            SOA            bukan.org. root.bukan.org. (
                                                           2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                    IN                    NS                  bukan.org.
8.1.168            IN                    PTR                 bukan.org.
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
3 Oktet terakhir IP address DNS Server agan yang dibalik (192.168.1.8)
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru bernama "resolv.conf" dan letakkan pada direktori /etc dengan cara mengetikkan pico /etc/resolv.conf seperti berikut.
#pico /etc/resolv.conf

Dan isikan script berikut.
search bukan.org
nameserver 192.168.1.8
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
IP address DNS Server agan

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "bind9" dengan mengetik /etc/init.d/bind9 restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind9.
Starting domain name service  . . . : bind9.

Untuk memastikan bahwa DNS Server sudah berjalan dengan baik, gunakan perintah nslookup pada ip address DNS Server agan seperti contoh berikut
#nslookup 192.168.1.8
Server:                192.168.1.8
Address              192.168.1.8#53

8.1.168.192.in-addr.arpa                    name = bukan.org

Lakukan hal serupa pada domain DNS Server agan seperti berikut.
#nslookup bukan.org
Server:                192.168.1.8
Address              192.168.1.8#53

Name:               bukan.org
Address:              192.168.1.8

Jika hasilnya seperti di atas, maka instalasi DNS Server telah selesai. Jika agan masih belum berhasil coba gunakan versi I.
Baca Selengkapnya..

Instalasi DNS Server pada Linux Debian 3.0 Woody Versi I

Domain Name System Server adalah server yang berfungsi menyimpan informasi tentang hostname atau domain dalam bentuk basis data tersebar di dalam jaringan komputer, misalnya pada internet. DNS bisa dianggap seperti buku telepon dimana saat pengguna mengetikkan www.smkn1mojokerto.sch.id maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 49.50.8.42 (IPv4) dan 2001:e00:d:11:3:170::83 (IPv6). Langsung saja berikut cara instalasinya: 

Lakukan instalasi paket software bind9 dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install bind9

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "named.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/named.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
zone "bukan.org" {
              type master;
              file "/etc/bind/db.bukan";
}; 


zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
              type master
              file "/etc/bind/db.192";
};
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
File konfigurasi zone forward
Tiga oktet pertama IP address agan yang dibalik (192.168.1.8)
File konfigurasi zone reverse

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya gandakan file "db.local" dan simpan dengan nama "db.bukan". Gandakan juga file "db.127" dan simpan dengan nama "db.192" seperti berikut.
#cp  /etc/bind/db.local /etc/bind/db.bukan
#cp  /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "db.bukan" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/db.bukan

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
;
$TTL                 604.800
@                    IN              SOA          bukan.org. root.bukan.org. (
                                                           2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                     IN                      NS                bukan.org.
@                     IN                      NS                192.168.1.8
www                 IN                      NS                192.168.1.8
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
IP address DNS Server agan 
Script tambahan agar DNS terhubung ke Web Server (dengan ip address serupa)

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "db.192" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/bind/db.192

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
;
$TTL                 604.800
@                    IN            SOA            bukan.org. root.bukan.org. (
                                                           2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                    IN                    NS                  bukan.org.
8                     IN                    PTR                 bukan.org.
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
Oktet terakhir IP address DNS Server agan
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru bernama "resolv.conf" dan letakkan pada direktori /etc dengan cara mengetikkan pico /etc/resolv.conf seperti berikut.
#pico /etc/resolv.conf

Dan isikan script berikut.
search bukan.org
nameserver 192.168.1.8
Keterangan:
Domain yang akan agan pakai
IP address DNS Server agan

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "bind9" dengan mengetik /etc/init.d/bind9 restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind9.
Starting domain name service  . . . : bind9.

Untuk memastikan bahwa DNS Server sudah berjalan dengan baik, gunakan perintah nslookup pada ip address DNS Server agan seperti contoh berikut
#nslookup 192.168.1.8
Server:                192.168.1.8
Address              192.168.1.8#53

8.1.168.192.in-addr.arpa                    name = bukan.org

Lakukan hal serupa pada domain DNS Server agan seperti berikut.
#nslookup bukan.org
Server:                192.168.1.8
Address              192.168.1.8#53

Name:               bukan.org
Address:              192.168.1.8

Jika hasilnya seperti di atas, maka instalasi DNS Server telah selesai. Jika agan masih belum berhasil coba gunakan versi II.
Baca Selengkapnya..

Followers

Recent Post